Jakarta, CNN Indonesia --
25 November adalah hari berhistoris bagi bumi pendidikan lantaran hari tersebut diperingati sebagai Hari Guru Nasional. Beberapa contoh puisi tentang Hari Guru berikut dapat diberikan sebagai corak apresiasi.
Hari Guru ditetapkan oleh pemerintah sebagai corak penghargaan kepada sosok pahlawan tanpa tanda jasa nan telah mengabdikan hidupnya untuk mendidik, membimbing, dan membuka jalan masa depan bagi generasi bangsa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak langkah nan bisa dilakukan untuk merayakan hari tersebut, salah satunya dengan menulis puisi. Melalui puisi, kita dapat menyampaikan rasa terima kasih nan mungkin susah diucapkan secara langsung.
11 Puisi tentang Hari Guru bikin nangis
Berikut 11 contoh Puisi tentang Hari Guru bikin nangis nan ditulis dengan penuh haru, menyentuh, dan siap membikin siapa pun terkenang jasa besar para guru.
1. Pahlawan Tanpa Nama
Di papan tulis nan dulu kusangka biasa,
kau melukis masa depan kami.
Dengan tangan sabar dan bunyi lembut,
kau arahkan langkah nan sering goyah.
Namamu mungkin tak tercatat di kitab sejarah,
tapi terukir selamanya di hati kami.
2. Terima Kasih, Guru
Guru, setiap kata nan kau ucap
menjadi pelita saat pikiranku gelap.
Engkau menuntunku tanpa lelah,
menasihati tanpa amarah.
Di kembali senyummu, kami belajar makna kasih nan sesungguhnya.
3. Sebelum Bel Masuk Berbunyi
Sebelum bel sekolah menyapa pagi,
kau sudah tiba dengan langkah hati.
Menyiapkan pelajaran, menata bumi mini kami,
tanpa pernah mengeluh capek nan menyertai.
Guru, engkaulah penjaga angan kami.
4. Saat Aku Jatuh
Di masa saya menyerah,
kaulah nan memungut pecahan semangatku.
Kau hidupkan kembali semangatku dengan kata-kata,
hingga saya bisa berdiri dan melangkah.
Guru, engkaulah argumen saya terus percaya pada diri ini
Saat semua orang meremehkanku.
5. Guru Sang Pengabdi
Kau menulis masa depan dengan kapur nan perlahan menipis.
Setiap goresannya adalah angan untuk kami.
Kau tak pernah menuntut balasan,
cukup memandang kami tumbuh menjadi seseorang.
Kau mengajarkan, bahwa pengabdian tak perlu disuarakan.
6. Senyum nan Tidak Pernah Letih
Meski capek mengajar, banyaknya masalah nan menanti,
senyummu tetap datang di depan kami.
Senyum itu nan membikin kami berani,
Berani untuk melangkah, mencoba, dan tidak takut kandas lagi
Seperti nan engkau lakukan di hadapan kami.
7. Harta Berharga
Guru, warisanmu memang bukan harta,
melainkan keberanian untuk kami bermimpi.
Itu jauh lebih mahal dan berbobot dari sekedar harta
Engkau menanamkan kepercayaan dalam diri kami,
bahwa setiap anak adalah bintang
yang hanya perlu sedikit sinar untuk bersinar.
8. Di Kelas Sunyi
Ketika bangku-bangku kelas mulai kosong,
ketika bunyi gaduh mulai hilang,
kau tetap mengajar dengan hati nan sama.
Karena bagimu, mendidik adalah ibadah,
bukan sekadar pekerjaan.
9. Mengajar Tanpa Lelah
Setiap laman nan kita buka bersama
adalah langkah mini menuju masa depan.
Kau mengajarkan bukan hanya nomor dan kata,
tapi tentang hidup dan langkah memperjuangkannya.
Terima kasih, guru, atas setiap lembar pembelajaran.
10. Untukmu nan Tak Pernah Mengeluh
Kau berdiri di depan kami
dengan ketegaran nan susah kami mengerti.
Meski sering kami mengecewakan,
kau tetap memberi kesempatan kedua.
Guru, maafkan kami
jika sering lupa membalas cintamu.
11. Ketika Kami Beranjak Pergi
Semua tawa, semua cerita, semua nasihat
kami bawa saat beranjak dari ruang kelasmu.
Mungkin kami bakal lupa corak ruangannya,
tapi tidak dengan orang nan mengajarkan kami langkah menjadi manusia.
Guru, jasamu abadi
meski langkah kami menjauh dari sekolah ini
Kenangan tentangmu bakal melekat selamanya.
Demikianlah beberapa contoh puisi tentang Hari Guru bikin nangis. Semoga puisi-puisi ini bisa menjadi persembahan terbaik di Hari Guru.
(mrs/juh)
[Gambas:Video CNN]
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·