Jakarta, CNN Indonesia --
Kepolisian Daerah (Polda Bali) menyiapkan support tenaga dan akomodasi medis secara maksimal dalam penyelenggaraan Kemala Run 2026 nan digelar di Bali United Training Center, Gianyar, Minggu (19/4) besok.
Sejumlah tenaga kesehatan, pos medis, hingga ambulans disiagakan di sepanjang rute lomba untuk mengantisipasi kondisi darurat peserta.
Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Kasubbid Penmas) Bidhumas Polda Bali AKBP Rina Isriana Dewi mengatakan pengamanan tidak hanya difokuskan pada lampau lintas, tetapi juga kesiapan jasa kesehatan bagi 11.000 peserta nan mengikuti arena lari tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengamanan aktivitas Kemala Run 2026 juga didukung kesiapan tenaga dan akomodasi medis nan memadai, mulai dari tenaga kesehatan, pos medis, hingga ambulans nan disiagakan di sepanjang rute lomba," ujar Rina, Sabtu (18/4) seperti dikutip dari detik.com.
Tim medis nan disiapkan terdiri dari beragam unsur. Mulai dari medical director ahli kedokteran olahraga, master umum, perawat, fisioterapis, paramedis, hingga tim tandu. Selain itu, terdapat sembilan petugas fast responder nan ditempatkan di sejumlah titik strategis.
Sebanyak sembilan pos medis juga didirikan di sepanjang rute lomba, ditambah satu tenda medis utama di area venue. Untuk mendukung evakuasi, panitia menyiapkan satu unit ambulans advance di venue serta delapan unit ambulans lainnya nan disebar di sepanjang lintasan.
Dukungan tambahan juga datang dari Biddokkes Polda Bali nan menyiapkan 116 personel disertai dengan dua tenda medis di area garis start dan finish. Selain itu, tersedia 14 unit jasa pertolongan pertama, 18 unit ambulans, serta tiga unit kesehatan lapangan (keslap) mobile.
Tak hanya itu, panitia juga telah menyiapkan sejumlah rumah sakit rujukan nan berada di sekitar rute lomba. Di antaranya, RS Kasih Ibu, RSUD Sanjiwani, dan RSU Ganesha.
Sementara untuk rujukan utama, peserta bakal diarahkan ke RS Bhayangkara Denpasar, Bali Internasional Hospital Sanur, serta RS Kasih Ibu. Rumah sakit tersebut telah bekerja sama dengan penyelenggara dan bakal memberikan jasa prioritas bagi peserta, termasuk penanganan di unit darurat gawat hingga rawat inap jika diperlukan.
Selain rumah sakit, akomodasi kesehatan lain seperti Puskesmas Pembantu Sukawati, Puskesmas Blahbatuh I dan II, serta Klinik Utama Wisnu Medika juga disiagakan untuk mendukung pelayanan medis selama aktivitas berlangsung.
Selain jasa medis, panitia juga menyiapkan sejumlah titik hidrasi alias water station di sepanjang lintasan untuk menjaga kondisi tubuh peserta tetap prima.
Water station ditempatkan dengan jarak sekitar 2 hingga 3 kilometer. Untuk kategori half marathon (21K) disediakan delapan titik water station, kategori 10K sebanyak tiga titik, dan kategori 5K sebanyak dua titik.
Khusus kategori half marathon, panitia juga menyiapkan dua titik sponge station serta satu fruit station guna membantu peserta menjaga kondisi tubuh selama berlari.
Rina juga mengimbau peserta untuk tetap menjaga kondisi bentuk dan segera melapor ke petugas andaikan mengalami keluhan selama lomba. "Kami mengimbau seluruh peserta untuk memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing dan segera mendatangi pos medis terdekat andaikan mengalami gangguan kesehatan selama aktivitas berlangsung," katanya.
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·