Jakarta, CNN Indonesia --
Banyak orang menganggap emas sebagai pilihan utama untuk berinvestasi lantaran nilainya condong stabil dengan akibat nan lebih minim. Apalagi akhir-akhir ini nilai emas terus naik.
Namun, sebenarnya ada 3 investasi nan kondusif selain emas nan layak dipertimbangkan, ialah Surat Berharga Negara (SBN), Reksa Dana Pasar Uang (RDPU), dan Deposito Berjangka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga instrumen ini mempunyai tingkat akibat rendah serta menawarkan agunan dan untung nan konsisten, sehingga cocok bagi penanammodal pemula maupun mereka nan mengutamakan keamanan.
Dengan berinvestasi, biaya alias modal nan disimpan tidak bakal lenyap nilainya begitu saja. Tak hanya itu, dengan berinvestasi, Anda juga bisa mendapatkan untung di kemudian hari.
Lantas, apa saja pilihan investasi nan kondusif selain emas? Berikut rekomendasinya.
1. Surat Berharga Negara (SBN)
SBN adalah instrumen investasi berupa surat utang nan diterbitkan oleh pemerintah Indonesia. Contoh produk nan terkenal antara lain Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dan Savings Bond Ritel (SBR).
Karena diterbitkan dan dijamin oleh negara berasas undang-undang, SBN termasuk instrumen nan sangat aman.
Selain aspek keamanan, untung lain dari SBN adalah imbal hasilnya lebih tinggi dibandingkan deposito. Investor juga mendapat pembayaran kupon secara berkala, biasanya setiap bulan.
Hal ini membikin SBN menjadi pilihan ideal bagi masyarakat nan mau berinvestasi dengan rasa kondusif sekaligus memperoleh penghasilan rutin.
2. Reksa Dana Pasar Uang (RDPU)
Instrumen investasi reksa biaya menyalurkan biaya penanammodal ke instrumen pasar duit jangka pendek, seperti simpanan alias surat utang nan jatuh tempo kurang dari satu tahun.
Risiko RDPU tergolong rendah lantaran manajer investasi hanya menempatkan biaya pada aset nan kondusif dan mudah dicairkan.
Kelebihan utama RDPU adalah tingkat likuiditasnya nan tinggi. Investor bisa menarik biaya kapan saja sesuai kebutuhan. Potensi imbal hasilnya pun lebih tinggi daripada deposito, meskipun tetap dalam kategori aman.
Dengan elastisitas tersebut, RDPU sering dipilih sebagai instrumen investasi jangka pendek nan relatif bebas risiko.
3. Deposito Berjangka
Deposito sudah lama dikenal sebagai instrumen investasi klasik nan aman. Produk ini berupa simpanan di bank dengan jangka waktu tertentu, nan menawarkan kembang tetap. Keamanan simpanan terjamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga pemisah tertentu, sehingga akibat kerugian sangat rendah.
Deposito berjangka cocok bagi penanammodal konservatif nan lebih mengutamakan kepastian keuntungan. Selain itu, simpanan bisa dijadikan biaya darurat alias tujuan jangka pendek lantaran sifatnya nan stabil dan mudah dikelola.
Meski return tidak setinggi instrumen lain, keamanannya membikin simpanan tetap relevan hingga kini.
Ketiga instrumen di atas menawarkan pengganti menarik selain emas, khususnya bagi mereka nan mau menjaga nilai aset tanpa cemas bakal akibat besar.
SBN memberikan imbal hasil nan lebih tinggi dengan agunan negara, RDPU menghadirkan elastisitas dengan akibat rendah, dan simpanan memberikan keamanan maksimal dengan kembang tetap nan dijamin LPS.
Demikian 3 rekomendasi investasi nan kondusif selain emas, ialah SBN, RDPU, dan simpanan berjangka. Dengan memahami karakter masing-masing instrumen, penanammodal bisa menyesuaikan pilihan sesuai kebutuhan, tujuan keuangan, dan profil risikonya.
(asp/fef)
[Gambas:Video CNN]
6 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·