CNN Indonesia
Selasa, 14 Apr 2026 06:47 WIB
Ilustrasi. Kadar gula pada nasi putih rupanya bisa diturunkan, agar lebih baik untuk kesehatan. (Istockphoto/nortongo)
Jakarta, CNN Indonesia --
Cara menghilangkan kadar gula pada nasi menjadi topik nan banyak dicari, terutama oleh mereka nan mau menjaga kadar gula darah tetap stabil. Di Indonesia, nasi putih memang susah dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, bahkan, tak sedikit orang merasa belum kenyang jika belum mengonsumsi nasi.
Namun, di kembali kelezatannya, nasi putih mempunyai indeks glikemik nan tinggi. Artinya, konsumsi nasi putih bisa menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat. Kondisi ini tentu perlu diwaspadai, terutama bagi penderita glukosuria alias mereka nan berisiko mengalami gangguan metabolik.
Meski begitu, bukan berfaedah Anda kudu sepenuhnya menghindari nasi putih. Ada beberapa langkah sederhana nan bisa dilakukan untuk menurunkan kadar gula pada nasi sehingga lebih kondusif dikonsumsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut beberapa langkah nan bisa Anda terapkan sehari-hari:
1. Rendam beras sebelum dimasak
Merendam beras sebelum dimasak merupakan langkah sederhana nan sering diabaikan. Padahal, langkah ini bisa membantu menurunkan kadar gula pada nasi.
Proses perendaman dapat memicu pemecahan enzimatik pada pati dalam beras. Hal ini membikin karbohidrat kompleks lebih mudah diolah tubuh dan membantu menurunkan indeks glikemik nasi. Selain itu, nasi juga menjadi lebih mudah dicerna.
2. Biarkan nasi mendingin sebelum dikonsumsi
Nasi nan baru matang condong mempunyai indeks glikemik lebih tinggi dibandingkan nasi nan sudah didinginkan.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa nasi nan didinginkan selama beberapa jam, apalagi hingga 24 jam lampau dipanaskan kembali, mempunyai kadar gula nan lebih rendah. Proses pendinginan ini membentuk pati resisten nan lebih susah dicerna, sehingga tidak sigap meningkatkan gula darah.
3. Kombinasikan dengan protein dan serat
Dalam praktik sehari-hari, langkah menghilangkan kadar gula pada nasi tidak hanya berjuntai pada proses memasaknya, tetapi juga langkah penyajiannya.
Mengonsumsi nasi berbareng sumber protein dan serat seperti ayam, ikan, tahu, tempe, alias sayuran dapat memperlambat penyerapan gula dalam darah. Kombinasi ini membantu menjaga gula darah tetap stabil dan mencegah lonjakan drastis setelah makan.
4. Tambahkan minyak kelapa saat memasak
Menambahkan sedikit minyak kelapa saat memasak nasi juga bisa menjadi trik efektif.
Minyak kelapa dapat mengubah struktur pati dalam nasi sehingga lebih susah dicerna. Dampaknya, penyerapan gula berjalan lebih lambat. Caranya cukup mudah, tambahkan satu sendok teh minyak kelapa untuk setiap 100 gram beras, lampau setelah matang, simpan nasi di lemari es selama beberapa jam sebelum dikonsumsi.
5. Padukan dengan kacang-kacangan
Mengombinasikan nasi dengan kacang-kacangan seperti lentil, kacang merah, alias kacang arab juga bisa membantu.
Kacang-kacangan kaya bakal serat dan protein, nan berkedudukan krusial dalam memperlambat proses pencernaan karbohidrat. Selain membantu mengontrol gula darah, bahan makanan ini juga baik untuk kesehatan jantung dan pencernaan.
Cara menghilangkan kadar gula pada nasi bukan berfaedah mengubah nasi menjadi 'tanpa gula' sepenuhnya, melainkan menurunkan dampaknya terhadap tubuh. Dengan beberapa trik sederhana seperti merendam, mendinginkan, dan mengombinasikan nasi dengan nutrisi lain, Anda tetap bisa menikmati nasi tanpa cemas lonjakan gula darah nan berlebihan.
(tis/tis)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·