Jakarta, CNN Indonesia --
Rukun wudhu adalah perihal nan krusial untuk diperhatikan. Sebab, andaikan wudhu tidak dilakukan dengan benar, sholat nan dikerjakannya jadi tidak sah.
Berikut ini adalah rangkaian rukun wudhu dan tata langkah pelaksanaannya nan bisa dijadikan pedoman umat Islam agar ibadah sholatnya sah dan diterima Allah Swt.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wudhu adalah syarat utama sahnya ibadah sholat. Perintah berwudhu sebelum sholat telah dijelaskan dalam sabda riwayat berikut:
لَا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلَاةَ أَحَدِكُمْ إذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ
Artinya: "Allah tidak menerima sholat salah seorang Anda jika berhadas sampai dia berwudhu (HR Bukhari dan Muslim)."
Rukun wudhu
Dilansir dari laman NU Online, sesuai dengan rukunnya, melakukan wudhu sebelum sholat kudu secara berurutan. Bahkan perihal itu sudah dijelaskan dalam Al Quran Surat Al-Maidah ayat 6 nan bersuara sebagai berikut:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِييَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إإِلَى الْكَعْبَيْنِ
Artinya: "Wahai orang nan beriman, jika kalian hendak sholat, basuhlah wajah kalian, tangan kalian hingga siku, usaplah kepala kalian, dan (basuhlah) kaki kalian hingga mata kaki."
Berikut enam rukun wudhu dan tata langkah pelaksanaannya nan dilengkapi doa, mulai dari membaca niat sampai selesai.
1. Niat
Niat adalah rukun wudhu nan pertama. Niat wudhu dilakukan secara berbarengan pada saat pertama kali membasuh bagian muka, baik nan pertama kali dibasuh itu bagian atas, tengah, maupun bawah. Berikut bacaannya:
نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَصْغَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitul wudlû-a li raf'il ḫadatsil asghari fardlal lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil, fardu lantaran Allah taala."
2. Membasuh muka
Membasuh muka nan dimaksud dalam rukun wudhu adalah dimulai dari ujung dahi hingga ujung dagu, serta dari telinga kanan hingga telinga kiri sebanyak tiga kali. Pastikan tidak ada sedikitpun bagian wajah nan terlewatkan saat membasuhnya.
3. Membasuh kedua tangan dan kedua sikunya
Membasuh kedua tangan sampai siku tangan kanan, dan kiri juga kudu ikut dibasuh hingga melewati siku sebanyak tiga kali. Caranya dengan mengalirkan air dari ujung jari tangan hingga melampaui siku.
4. Mengusap kepala
Mengusap kepala ini bisa dengan sekadar mengusap sebagian rambut saja, dengan catatan rambut nan diusap tidak melampaui pemisah personil badan nan disebut kepala.
Caranya cukup dengan mengusap alias mengambil air wudhu dari bagian depan kepala hingga ke ubun-ubun alias kulit kepala nan tumbuh rambut.
5. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki
Dalam perihal ini nan dibasuh adalah bagian telapak kaki beserta kedua mata kakinya. Tidak kudu membasuh sampai ke betis alias lutut. Apabila seorang muslim mempunyai corak kaki tidak sempurna, maka kaki nan wajib dibasuh air wudhu cukup bagian nan tersisanya saja.
6. Tertib
Yang dimaksud dengan tertib adalah melakukan aktivitas wudhu dengan menghadap kiblat, dan dilakukan secara berurutan sebagaimana disebut di atas, ialah dimulai dengan membasuh muka, membasuh kedua tangan beserta kedua siku, mengusap sebagian mini kepala, dan diakhiri dengan membasuh kedua kaki beserta kedua mata kaki.
Doa setelah wudhu
Adapun lafal angan setelah wudhu adalah sebagaimana berikut:
أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ، وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ التَّوَّابِينَ، وَاجْعَلْنِي مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ، وَأَتُوبُ إلَيْكَ
Asyhadu an lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lahū, wa asyhadu anna Muhammadan abduhū wa rasūluhū. Allāhummaj'alnī minat tawwābīna, waj'alnī minal mutathahhirīna. Subhānakallāhumma wa bi hamdika asyhadu an lā ilāha illā anta, astaghfiruka, wa atūbu ilayka.
Artinya: "Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah nan Maha Esa tiada sekutu bagi-Nya dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan Rasul-Nya. Ya Allah jadikanlah saya termasuk golongan orang-orang nan bertaubat. Dan jadikanlah saya termasuk golongan orang-orang nan suci. Maha Suci Engkau Ya Allah, segala pujian untuk-Mu, saya bersaksi bahwa tidak ada sesembahan nan berkuasa disembah selain Engkau dan saya meminta pembebasan dan bertaubat pada-Mu). Wallâhu a'lam."
Demikianlah rangkaian rukun wudhu nan kudu diketahui umat Islam agar ibadah sholatnya sah dan diterima Allah Swt.
(juh)
10 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·