Jakarta, CNN Indonesia --
Indonesia dikenal sebagai negara dengan tingkat keanekaragaman hayati nan tinggi. Letaknya nan dilintasi garis khatulistiwa didukung dengan lanskap alam nan bervariasi membikin Indonesia kaya bakal beragam jenis hewan, tumbuhan, dan buah-buahannya.
Tak hanya menghasilkan buah tropis, apalagi ada buah endemik nan hanya tumbuh di Indonesia. Buah-buah ini tumbuh alami dan hanya dapat ditemukan di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apa saja buah langka nan hanya tumbuh di Indonesia? Berikut daftarnya dilansir dari kitab Mengenal Hewan & Tumbuhan Asli Indonesia.
1. Matoa (Pometia pinnata)
Buah matoa dikenal sebagai buah unik Papua nan juga tumbuh di beragam wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku.
Pohon buah matoa cirinya besar, kuat, secara karakter mirip rambutan dengan bagian nan banyak. Buah matoa berbentuk bulat lonjong, berkulit tebal, dengan warna hijau, merah tua, ungu, sampai cokelat.
Daging buahnya cerah menyerupai lengkeng nan rasanya manis, sedikit beraroma durian, dan di dalamnya terdapat biji nan keras.
2. Lontar (Borassus flabellifer)
Lontar merupakan jenis palem tinggi nan bisa mencapai 30 meter dan menjadi identitas tanaman unik Sulawesi Selatan.
Daun buah lontar berbentuk kipas, sedangkan buahnya berbentuk bulat berdiameter 7-20 cm dengan kulit berwarna ungu sampai cokelat tua kehitaman.
Dalam satu buah biasanya terdapat tiga daging buah nan berair seperti kelapa. Buah langka ini hanya tumbuh di Indonesia dan penyebarannya tak hanya di Sulawesi, tetapi tumbuh pula wilayah lain dari Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, Nusa Tenggara, Maluku, termasuk Papua.
3. Kokoleceran (Vatica bantamensis)
Kokoleceran adalah tanaman unik Banten nan langka dan diduga nyaris punah. Pohonnya bisa mencapai 30 meter dengan batang muda berbulu halus. Daunnya berbentuk lonjong dengan tangkai pendek.
Buah kokoleceran berdiameter kecil, sekitar 1 cm saja, dengan biji tunggal di dalamnya. Saat ini, kokoleceran hanya diketahui tumbuh di area Taman Nasional Ujung Kulon.
4. Kepel/Burahol (Stelechocarpus burahol)
Buah kepel menjadi tanaman unik dan menjadi identitas Provinsi Yogyakarta. Nama kepel berasal dari bahasa Jawa nan berfaedah "kepalan tangan" lantaran ukurannya serupa genggaman.
Bentuk buah kepel bulat lonjong dengan kulit berwarna cokelat, sedangkan daging buah berwarna cokelat kekuningan, manis, dan berair.
Tanaman buah kapel bisa tumbuh setinggi 25 meter dan dulu sering ditanam di lingkungan keraton lantaran dipercaya memberi faedah kesehatan, termasuk mengharumkan napas.
Meski unik Yogyakarta, Kepel juga bisa ditemui di wilayah lain seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
5. Duku Palembang (Lansium domesticum)
Duku Palembang adalah salah satu buah unggulan Indonesia nan terkenal lantaran rasa manis dan bijinya nan sedikit. Buah duku berbentuk bulat agak lonjong, berwarna kuning langsat, dengan daging berwarna putih bening.
Pohonnya berukuran sedang dengan tinggi mencapai 30-75 meter.
6. Salak Condet (Salacca zalacca var. condet)
Anda mungkin belum tahu jika ada buah unik nan menjadi identitas Provinsi Jakarta. Adalah buah salak condet nan berasal di wilayah Condet.
Buahnya mirip dengan salak pada umumnya, tetapi bentuknya lebih bulat dan gemuk. Jika terlalu tua, kulitnya sering pecah-pecah. Rasanya masam manis dengan aroma wangi nan khas.
Sayangnya, kini, jumlah tanaman salak condet semakin terbatas sehingga termasuk buah langka.
7. Munteh Intalum (Citrus celebica)
Munteh Intalum adalah jenis jeruk liar nan hanya tumbuh di rimba hujan Sulawesi, terutama Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Buah langka ini hanya tumbuh di Indonesia dan pohonnya relatif mini nan tingginya sekitar 5 meter. Bentuk buahnya bulat, berwarna kuning, berkulit tebal, dan mempunyai banyak biji.
Hampir sama seperti jenis buah dalam daftar ini, munteh intalum keberadaannya langka sehingga jarang ditemui di pasaran.
Itulah beberapa jenis buah langka nan hanya tumbuh di Indonesia.
(san/fef)
6 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·