Jakarta, CNN Indonesia --
Memahami langkah irit air di rumah sangatlah krusial untuk menekan biaya tagihan bulanan serta corak kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Terlebih, ada banyak langkah sederhana nan bisa dilakukan untuk membantu menjaga kesiapan air tanpa kudu mengorbankan kenyamanan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Air adalah salah satu sumber daya paling krusial dalam kehidupan manusia. Namun, lantaran ketersediaannya nan seolah tak terbatas di rumah, sering kali kita tidak sadar bahwa air bisa lenyap alias menjadi susah diakses.
Oleh karena itu, krusial untuk menerapkan kebiasaan irit air di rumah. Dilansir dari buku Kiat Hemat Air untuk Tanaman: Tips dan Trik dalam Irigasi nan Efisien karya Majella Setyawan berikut sejumlah langkah nan bisa Anda aplikasikan untuk menghemat air.
1. Periksa dan perbaiki kebocoran
Kebocoran pada keran, pipa, alias toilet sering kali dianggap sepele lantaran hanya berupa tetesan kecil. Namun, jika dibiarkan terus-menerus, kebocoran semacam ini bisa menghabiskan puluhan apalagi ratusan liter air setiap hari.
Oleh lantaran itu, sangat krusial melakukan pengecekan rutin pada instalasi air di rumah. Bila ditemukan kerusakan, segera lakukan perbaikan sederhana alias panggil teknisi agar masalah tidak semakin besar.
2. Matikan keran saat tidak digunakan
Salah satu penyebab terbesar pemborosan air adalah kebiasaan membiarkan keran tetap mengalir ketika tidak sedang digunakan. Misalnya saat menyikat gigi, mencuci tangan, alias membersihkan piring.
Air nan dibiarkan mengalir hanya bakal terbuang sia-sia. Dengan membiasakan menutup keran setiap kali berakhir sejenak, kita bisa menghemat jumlah air nan cukup besar setiap harinya.
3. Manfaatkan mesin cuci secara optimal
Mesin cuci dan mesin pencuci piring adalah perangkat nan memerlukan banyak air dalam sekali penggunaan. Oleh lantaran itu, sebaiknya gunakan mesin ini hanya ketika muatan penuh.
Mencuci busana alias piring dengan kapabilitas separuh justru membikin air terbuang lebih banyak lantaran gelombang penggunaannya meningkat.
Jika mesin cuci mempunyai fitur beban paruh, gunakan hanya dalam kondisi mendesak. Dengan langkah ini, penggunaan air bakal lebih efisien sekaligus menghemat daya listrik.
4. Gunakan peralatan dengan teknologi irit air
Seiring perkembangan teknologi, banyak produk rumah tangga sekarang dilengkapi fitur irit air. Misalnya keran otomatis dengan sensor, shower irit air, hingga toilet dengan sistem flush modern.
Peralatan ini dirancang untuk mengontrol aliran air agar tidak digunakan berlebihan. Meskipun memerlukan investasi awal, faedah jangka panjangnya bisa dirasakan baik dari sisi penghematan biaya maupun pelestarian sumber daya.
5. Kumpulkan air hujan
Air hujan adalah sumber daya cuma-cuma nan sayang jika tidak dimanfaatkan. Dengan menampungnya menggunakan ember, tong, alias bak penampung di bawah talang air, kita bisa mempunyai persediaan air untuk keperluan non-konsumsi.
Air hujan dapat digunakan untuk menyiram tanaman, membersihkan halaman, alias mencuci kendaraan. Cara ini tidak hanya menghemat air bersih tetapi juga mengurangi akibat genangan saat curah hujan tinggi.
6. Pasang sistem pengolahan air sederhana
Selain menampung air hujan, kita juga bisa memanfaatkan teknologi sederhana untuk mendaur ulang air. Misalnya menggunakan filter untuk menyaring air jejak cucian agar dapat dipakai kembali untuk menyiram tanaman.
Ada juga sistem penampungan air abu-abu (greywater) nan memungkinkan air dari bilik mandi digunakan kembali untuk keperluan lain. Langkah ini sangat membantu mengoptimalkan penggunaan air dalam jangka panjang.
7. Menggunakan lagi air jejak cucian
Air nan digunakan untuk mencuci sayuran dan buah dapat Anda manfaatkan untuk kebutuhan lain seperti menyiram tanaman.
Selain air cucian jejak sayur dan buah, Anda juga dapat menggunakan air jejak mencuci piring untuk menyiram toilet. Anda dapat mencoba metode ini dalam keseharian untuk membantu menghemat air lebih banyak.
Menghemat air tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan memerlukan kerja sama seluruh personil keluarga. Edukasi mengenai pentingnya irit air perlu ditanamkan sejak dini, apalagi kepada anak-anak.
Misalnya dengan membiasakan mereka mematikan keran setelah digunakan alias mengurangi waktu mandi. Ketika semua personil family terlibat, upaya penghematan air bakal lebih konsisten dan hasilnya semakin terasa.
Demikian sejumlah langkah irit air di rumah nan bisa Anda aplikasikan dengan mudah. Selamat mencobanya.
(han/juh)
[Gambas:Video CNN]
6 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·