Jakarta, CNN Indonesia --
Ketergantungan penggunaan plastik sekali pakai tetap menjadi tantangan besar masyarakat Indonesia. Padahal dampaknya terhadap lingkungan sangat serius karena sampah plastik membutuhkan ratusan tahun untuk terurai.
Masalah plastik sekali pakai tidak hanya berakibat di daratan, tetapi juga lautan. Hewan laut sering kali terjebak alias apalagi menyantap plastik lantaran mengira sebagai makanan.
Akibatnya, ekosistem laut terganggu dan secara tidak langsung berpengaruh pada kehidupan manusia. Oleh lantaran itu, kita dapat memulai kebiasaan baru nan lebih ramah lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain soal sampah plastik, rumor lingkungan memang jadi persoalan nan kudu diprioritaskan salah satunya bagi penduduk DKI Jakarta. Karena persoalan lingkungan ini bukan hanya soal merawat bumi, tapi juga menjaga agar hidup tetap sehat.
Untuk tahu lebih komplit soal rumor ini, Anda bisa langsung ke acara Jakarta Eco Future Fest 2025 nan digagas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta pada 25-26 September di Cibis Park, Jakarta Selatan, nan info lengkapnya ada di tautan ini.
Di Jakarta Eco Future Fest ini Anda bukan hanya bisa mengunjungi pasar imajinatif UMKM, mengikuti workshop, mendonasikan busana bekas, tapi juga bisa mendapat bingkisan menarik dengan mengumpulkan poin.
Mengutip dari The Natural Resources Defense Council (NRDC), berikut tips mengurangi penggunaan plastik sekali pakai nan bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari.
1. Bawa tas shopping sendiri
Salah satu tips mengurangi penggunaan plastik sekali pakai adalah membawa tas shopping kain. Dengan langkah ini, Anda bisa mengurangi ketergantungan pada kantong plastik dari toko alias supermarket.
2. Berhenti membeli air minum kemasan
Alih-alih membeli air kemasan, gunakan botol minum isi ulang. Selain irit biaya, langkah ini juga membantu mengurangi jutaan botol plastik sekali pakai nan terbuang setiap tahun.
3. Hindari sedotan dan perangkat makan plastik
Mulailah membawa sedotan stainless, sendok, garpu, alias sumpit sendiri. Kebiasaan sederhana ini merupakan tips mengurangi penggunaan plastik sekali pakai nan efektif di restoran alias saat membeli makanan sigap saji.
4. Pilih produk bebas mikroplastik
Beberapa produk kecantikan mengandung mikroplastik nan rawan bagi lingkungan. Untuk itu, pilih produk dengan bahan alami seperti gula alias garam sebagai pengganti scrub sintetis.
5. Masak sendiri di rumah
Dengan memasak sendiri, Anda bisa mengurangi penggunaan wadah plastik dari makanan sigap saji. Jika kudu membeli makanan di luar, bawalah wadah pribadi untuk menyimpan sisa makanan.
6. Belanja dalam jumlah besar
Membeli kebutuhan pokok dalam bungkusan besar diketahui bisa lebih ramah lingkungan dibandingkan membeli bungkusan mini berulang kali. Dengan begitu, simpan bahan makanan dalam wadah kaca alias toples agar lebih tahan lama.
7. Pilih busana dari serat alami
Banyak busana berbahan sintetis melepaskan serat mikroplastik saat dicuci. Dengan memilih busana berbahan katun alias linen, Anda turut menerapkan tips mengurangi penggunaan plastik sekali pakai nan berakibat besar dalam jangka panjang.
Melalui penerapan kebiasaan sederhana di atas, kita bisa ikut serta menjaga bumi dari krisis plastik. Ingat, setiap langkah mini nan dilakukan secara konsisten bakal memberi akibat besar bagi kelestarian lingkungan.
Untuk tahu hal-hal lain nan bisa Anda lakukan untuk lingkungan, yuk datang ke Jakarta Eco Future Fest 2025 pada 25-26 September di Cibis Park, Jakarta Selatan. Datang & jadi bagian dari perubahan hijau Jakarta!
(gas/fef)
[Gambas:Video CNN]
7 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·