slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Apa Yang Dimaksud Dengan Pubertas? Ini Pengertian Dan Tanda-tandanya

Sedang Trending 10 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Apa nan dimaksud dengan pubertas? Pubertas merupakan masa peralihan pertumbuhan nan dapat terjadi secara perlahan pada setiap individu.

Pubertas adalah tahap perkembangan seseorang dari anak-anak menuju remaja, baik itu laki-laki alias perempuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masa pubertas termasuk proses pertumbuhan alami sehingga pada setiap perseorangan prosesnya bisa berbeda-beda, apalagi wajar andaikan seorang perseorangan mengalami pubertas lebih sigap daripada perseorangan nan lain.

Pengertian pubertas

Apa nan dimaksud dengan pubertas? Dilansir dari laman Healthline, pubertas adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke remaja, nan ditandai dengan perubahan bentuk dan seksual nan signifikan.

Pubertas biasanya dimulai antara usia 9 dan 15 tahun pada anak laki-laki, 8 dan 13 tahun pada anak perempuan. Fase pubertas ini bakal terus berjalan selama masa remaja.

Beberapa perubahan tubuh nan bakal terjadi selama masa pubertas yaitu, perubahan bentuk seperti tinggi dan proporsi tubuh, perubahan hormon dan perkembangan organ reproduksi, sampai dengan perkembangan psikologis.

Hal nan terjadi pada tubuh saat pubertas

Pubertas dimulai ketika hipotalamus di otak mengirim sinyal hormonal ke tubuh untuk memulai fase perkembangan karakter dewasa.

Sinyal ini memicu ovarium pada wanita dan testis pada laki-laki untuk memproduksi hormon nan menyebabkan perubahan fisik, seperti pertumbuhan organ reproduksi eksternal, jaringan payudara, kulit, otot, tulang, dan rambut. Kulit menjadi lebih berminyak, produksi keringat meningkat, dan jerawat bisa muncul.

Selain perubahan fisik, pubertas juga memengaruhi kondisi emosional dan psikologis. Remaja sering mengalami emosi nan lebih kuat, suasana hati nan berubah-ubah, serta mulai merasakan gairah seksual dan kesukaan pada musuh jenis.

Semua perubahan ini merupakan bagian normal dari masa pubertas, meskipun tahapan pubertas setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung dari beragam faktor.

Tanda pubertas pada laki-laki

Pubertas pada anak laki-laki biasanya dimulai antara usia 9 hingga 15 tahun. Fase ini dimulai oleh sinyal nan berasal dari kelenjar pituitari ke testis, nan kemudian memproduksi hormon testosteron. Berikut tanda-tanda pubertas pada laki-laki:

  • Tanda awal pubertas adalah membesarnya testis.
  • Pubertas pada remaja laki-laki juga diikuti oleh pertumbuhan penis dan munculnya rambut di area kemaluan.
  • Perubahan lainnya termasuk pertambahan tinggi badan, pembesaran kaki, bunyi menjadi lebih berat, munculnya jerawat, pertumbuhan rambut di area tubuh lain, perkembangan otot.
  • Sering mengalami ereksi dan mimpi basah.

Menurut American Academy of Pediatrics, 95 persen anak laki-laki mulai pubertas pada usia 14 tahun.

Jika belum terjadi pubertas pada usia tersebut, kemungkinan anak mengalami keterlambatan masa pubertas nan berkarakter genetik dan tetap tergolong tidak berbahaya. Apabila lewat dari usia 14 tahun, orang tua perlu memeriksakan anak ke dokter.

Tanda pubertas pada perempuan

Pubertas pada anak wanita biasanya dimulai pada usia 8 dan 13 tahun. Fase ini dimulai oleh sinyal nan berasal dari kelenjar pituitari ke ovarium untuk mulai memproduksi hormon estrogen.

Estrogen bertanggung jawab atas perubahan tubuh selama pubertas dan memungkinkan wanita untuk hamil. Berikut tanda-tanda pubertas pada remaja perempuan:

  • Tanda pertama pubertas biasanya adalah pembesaran payudara.
  • Pubertas pada remaja wanita diikuti oleh perubahan lain seperti pertumbuhan tinggi badan nan cepat, corak tubuh nan lebih berlekuk, pinggul melebar.
  • Kemudian terjadi kenaikan berat badan, pertumbuhan rambut di ketek dan selangkangan, serta munculnya jerawat.
  • Menstruasi biasanya dimulai sekitar dua tahun setelah tetek mulai berkembang.

Jika tetek belum berkembang pada usia 13 tahun, pubertas dianggap terlambat. Hal ini bisa berkarakter genetik.

Apa nan kudu dilakukan jika terjadi keterlambatan masa pubertas?

Masa pubertas biasanya dimulai antara usia 9 dan 15 tahun pada anak laki-laki, 8 dan 13 tahun pada anak perempuan. Apabila terjadi keterlambatan masa pubertas, berikut perihal nan perlu dilakukan.

  • Orang tua dan anak bisa berkonsultasi ke dokter.
  • Melakukan pemeriksaan ke master untuk mengetahui apakah perkembangan tubuh anak Anda normal alias tidak, dan jika perlu master dapat memberikan obat-obatan hormonal.
  • Jaga pola makan tetap sehat dan bergizi seimbang.
  • Tetap aktif secara fisik.
  • Hindari diet dan olahraga berlebihan lantaran bisa menunda pubertas.

Itulah penjelasan mengenai apa nan dimaksud dengan pubertas, komplit dengan tanda-tandanya pada remaja laki-laki dan perempuan.

(avd/juh)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru