slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Apakah Matahari Termasuk Planet?

Sedang Trending 7 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Matahari merupakan pusat dalam tata surya kita. Lantas, Matahari termasuk planet alias bukan?

Mungkin beberapa dari Anda mengira Matahari termasuk planet karena terbiasa mengaitkan tata surya dengan daftar planet dan memandang Matahari hanya sebagai bola besar di langit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Matahari juga terlihat berbeda dari bintang lantaran cahayanya sangat terang, berbeda dengan bintang-bintang nan ada di langit malam.

Namun, benarkan Matahari termasuk dalam planet? Dihimpun dari beragam sumber, berikut penjelasannya.

Matahari, planet alias bintang?

Matahari termasuk dalam bintang alias planet? Dilansir dari laman NASA, Matahari termasuk bintang dan bukan planet.

Hal itu lantaran Matahari menghasilkan energinya sendiri melalui reaksi fusi nuklir, menggabungkan atom hidrogen menjadi helium sehingga memancarkan panas dan cahaya.

Matahari adalah bintang di pusat tata surya kita. Gravitasi Matahari menjaga tata surya tetap bersatu, mempertahankan semua benda, dari planet terbesar hingga serpihan terkecil, agar tetap berada di orbitnya.

Ditambahkan dari buku Lebih Dekat dengan Matahari oleh Suryaning Wulan (2019), ukuran Matahari lebih besar daripada Bumi. Jarak Matahari ke Bumi adalah 146 juta kilometer.

Komposisi Matahari adalah berupa gas, seperti hidrogen, helium, dan lainnya, berbeda dengan planet nan tersusun dari batuan, logam, alias gas dingin.

Ukuran dan massanya nan sangat besar menciptakan tekanan dan suhu tinggi untuk memulai fusi nuklir, sedangkan planet tidak mempunyai massa nan cukup untuk itu.

Selain itu, Matahari menjadi pusat tata surya dan sumber gravitasi nan mengikat seluruh planet dan barang langit lainnya dalam orbitnya. Sementara planet hanya berkedudukan sebagai objek nan mengorbit bintang.

Pengertian planet

Planet dapat didefinisikan sebagai barang langit berukuran besar nan mengelilingi Matahari di dalam tata surya. Kata planet berasal dari bahasa Yunani kuno, nan berfaedah "pengembara".

Namun, arti planet ini dikerucutkan lagi oleh Persatuan Astronomi Internasional (International Astronomical Union alias IAU) nan merupakan organisasi astronom nan bekerja memberi nama pada objek di tata surya.

Menurut arti IAU, sebuah barang langit dapat disebut planet jika memenuhi tiga syarat:

  • Mengorbit sebuah bintang (di tata surya kita, Matahari).
  • Memiliki ukuran cukup besar sehingga gravitasinya membentuknya menjadi bola.
  • Memiliki gravitasi nan cukup kuat untuk membersihkan jalur orbitnya dari benda-benda lain nan seukuran di sekitarnya.

Namun, tidak semua astronom setuju dengan arti planet jenis IAU. Ada nan menilai arti ini terlalu membatasi, ada juga nan menganggapnya tidak komplit alias kurang jelas.

Sebagian intelektual mau mendefinisikan planet sebagai barang alam berbentuk nyaris bulat di luar angkasa. Sementara nan lain beranggapan lokasi, komposisi, dan dinamika orbit juga penting.

Perdebatan ini terus berlanjut, apalagi setelah ditemukannya ratusan eksoplanet nan sebagian berpotensi layak huni. Masih belum pasti apakah arti saat ini bisa diterapkan pada dunia-dunia jauh tersebut.

Pengertian bintang

Sementara itu, NASA mendefinisikan bintang sebagai bola raksasa berisi gas panas, terutama hidrogen dengan sedikit helium dan unsur-unsur lainnya.

Setiap bintang mempunyai siklus hidup sendiri, nan berjalan dari jutaan hingga triliunan tahun, dan sifatnya bakal berubah seiring bertambahnya usia.

Bintang terbentuk di dalam awan besar berisi gas dan debu nan disebut awan molekul. Massa awan ini bisa mencapai 1.000 hingga 10 juta kali massa mentari dan membentang hingga ratusan tahun cahaya.

Suhunya nan dingin membikin gas menggumpal menjadi kantong-kantong padat, nan terkadang saling berbenturan alias mengumpulkan lebih banyak materi, sehingga gravitasi mereka semakin kuat.

Pada akhirnya, sebagian gumpalan runtuh oleh gravitasinya sendiri, memanas akibat gesekan, dan membentuk protobintang alias bintang muda.

Kumpulan bintang muda disebut gugus bintang, sedangkan awan molekul nan penuh dengan gugus bintang dikenal sebagai "pembibitan bintang."

Jadi, jawaban dari pertanyaan apakah Matahari termasuk planet adalah bukan. Matahari tidak termasuk ke dalam planet lantaran matahari tergolong sebagai bintang. Semoga bermanfaat.

(sac/juh)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru