Jakarta, CNN Indonesia --
Arsenal membuat permintaan nan tak biasa kepada UEFA beberapa jam sebelum pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid, nan berjalan di Stadion Wanda Metropolitano pada Rabu (29/4) malam alias Kamis (30/4) awal hari WIB. Laga ini berhujung 1-1.
Dikutip dari Sportbible, menurut wartawan Guillem Balague, The Gunners mengusulkan permintaan pada menit-menit terakhir kepada UEFA mengenai kondisi lapangan, nan mereka anggap tidak sesuai.
Sebelum pertandingan dimulai, Arsenal merasa tidak puas dengan panjang rumput di lapangan dan meminta UEFA untuk melakukan pengecekan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Arsenal, berbareng staf lapangan mereka, merasa bahwa rumputnya terlalu tinggi. Mereka meminta UEFA untuk mengukurnya secara tepat," ucap Balague dikutip dari Sportbible.
Bahkan, mereka mencurigai bahwa pembimbing Atletico Madrid, Diego Simeone, mungkin sengaja melakukan sesuatu untuk memperlambat permainan.
"Mereka mengira Simeone sedang melakukan sesuatu nan curang," ujar Balague.
Permintaan tersebut akhirnya mendapat respons dari UEFA yang memastikan bahwa panjang rumput di Metropolitano adalah 26 milimeter alias di bawah pemisah maksimum 30 milimeter.
Panjang rumput tersebut tetap dalam standar nan diizinkan dan mirip dengan kondisi lapangan saat Barcelona bermain di sana.
Arsenal sendiri tiba di Madrid dengan angan besar untuk mencapai final Liga Champions pertama mereka sejak tahun 2006.
Meskipun performa mereka dalam beberapa pertandingan terakhir di Liga Inggris kurang memuaskan dengan dua kekalahan dari tiga pertandingan terakhir, tetapi kemenangan tipis 1-0 atas Newcastle pada Sabtu (25/4) memberi mereka sedikit kepercayaan diri.
[Gambas:Video CNN]
(rhr/rhr/jun)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·