Jakarta, CNN Indonesia --
Arsenal berada dalam situasi genting untuk meraih gelar Liga Inggris meski sempat berjarak 10 poin dari sang rival Manchester City.
The Gunners sempat terlihat begitu nyaman di puncak klasemen Liga Inggris. Arsenal apalagi bisa melebarkan melebarkan jarak menjadi 10 poin usai menang 2-0 atas Everton pada pekan ke-29 Liga Inggris, 14 Maret lalu.
Selisih poin nan terbilang lebar itu memberikan untung secara psikologis. Apalagi, beberapa jam setelahnya Man City hanya bermain seri 1-1 saat tandang ke markas West Ham United.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aroma juara Liga Inggris mulai merebak. Nahasnya setelah itu tim London Utara justru masuk ke dalam periode buruk.
Arsenal kandas juara Carabao Cup dan tersingkir dari Piala FA. Parahnya kans melebarkan jarak jadi unggul 12 poin sirna lantaran di luar dugaan takluk 1-2 dari Bournemouth di Stadion Emirates, 11 April lalu.
Kekalahan Arsenal itu dimanfaatkan Man City nan menang 3-0 di markas Chelsea. Jarak poin ikut tereduksi menjadi hanya enam poin saja.
The Citizens apalagi sekarang hanya terpaut tiga poin dari Arsenal. Ini setelah anak asuh Pep Guardiola menang 2-1 atas Arsenal di Stadion Etihad, Minggu (19/4).
Arsenal memang tetap di puncak dengan 70 poin. Namun, Man City punya kesempatan mengambil alih posisi puncak lantaran hanya berjarak tiga poin dan punya satu laga sisa.
Man City bakal berjamu ke markas Burnley pada 23 April nanti. Di atas kertas, kemenangan mengarah ke Man City merujuk performa mengecewakan Burnley sepanjang musim ini.
Jika ini nan terjadi maka Arsenal bakal kehilangan status sebagai pemuncak klasemen. Ancaman kembali kandas meraih gelar pada akhir musim kelak pun bakal mengemuka lantaran momentum kemenangan sedang berpihak pada Erling Haaland dan kawan-kawan.
[Gambas:Video CNN]
(jal/nva)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·