slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

As Klaim Tutup Akses Laut Iran 36 Jam, Tak Ada Kapal Yang Keluar Masuk

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Militer Amerika Serikat mengeklaim telah menutup akses laut Iran selama 36 jam.

Keterangan di media sosial Komando Pusat AS (CENTCOM), yang bertanggung jawab atas operasi militer di Timur Tengah, menyatakan bahwa blokade Washington di pelabuhan Iran telah "sepenuhnya dilaksanakan" sejak Senin (13/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper memperkirakan 90 persen perekonomian Iran, yang ditopang dari perdagangan jalur laut, kini telah dihentikan sepenuhnya.

"Diperkirakan 90 persen ekonomi Iran didorong oleh perdagangan internasional melalui laut. Dalam waktu kurang dari 36 jam sejak blokade diberlakukan, pasukan AS telah sepenuhnya menyetop perdagangan yang masuk dan keluar Iran lewat laut," demikian pernyataan Cooper di media sosial X, Selasa (14/4) malam.

Dalam keterangan terpisah, CENTCOM menyatakan lebih dari 10.000 pelaut, marinir, dan personel Angkatan Udara terlibat dalam operasi blokade ini. Dalam 24 jam pertama, enam kapal dagang batal berlayar dari Iran karena perintah AS.

"Tidak ada kapal yang berhasil menembus blokade AS dan 6 kapal dagang mematuhi arahan pasukan AS untuk putar balik dan memasuki kembali pelabuhan Iran di Teluk Oman," demikian pernyataan CENTCOM.

Menurut laporan Reuters, satu kapal perusak AS mencegat dua kapal tanker minyak yang mencoba meninggalkan Iran pada Selasa. Kapal-kapal itu diperintahkan balik arah kembali ke pelabuhan Teheran.

AS telah memblokade jalur maritim dari dan ke pelabuhan Iran sejak Senin. Blokade itu dilakukan sebagai respons mandeknya negosiasi damai di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4) lalu.

Presiden AS Donald Trump mengatakan penutupan ini ditujukan agar Iran kembali ke meja perundingan dan menyetujui semua syarat AS untuk mengakhiri perang.

Menurut peneliti elder di Center for Middle Eastern Strategic Studies, Abas Aslani, blokade ini dipandang Iran sebagai pelanggaran gencatan senjata dan hanya "memperumit situasi".

(blq/rds)

Add arsenic a preferred
root connected Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru