Jakarta, CNN Indonesia --
Mandi wajib adalah ibadah mandi nan dilakukan untuk menghilangkan hadas besar sebelum melaksanakan ibadah. Bagaimana urutan mandi wajib nan betul sesuai aliran Rasulullah SAW?
Mandi wajib atau mandi junub umumnya dilakukan umat Muslim saat dalam keadaan junub. Disebut junub adalah ketika seseorang mengalami salah satu dari dua hal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang pertama, keluarnya mani dari perangkat kelamin baik secara sengaja alias tidak. Kedua ialah melakukan jimak alias berasosiasi suami istri meskipun tidak sampai keluar mani.
Mandi wajib juga kudu dilakukan oleh wanita muslimah usai menyelesaikan masa menstruasi dan nifas.
Pada dasarnya mandi wajib dilakukan seperti mandi biasa, ialah dengan membasuh seluruh tubuh dari ujung kepala hingga kaki. Meski begitu, terdapat tata langkah dan urutan mandi wajib nan betul nan diajarkan Rasulullah SAW.
Urutan mandi wajib nan benar
Melansir laman resmi Kemenag, terdapat dua rukun nan kudu dilakukan ketika mandi wajib ialah niat dan mengguyur seluruh badan. Selain itu, ada sejumlah kesunahan nan bisa dilakukan saat melaksanakan mandi wajib.
Namun, sebagian umat Muslim tetap banyak nan belum memahami gimana urutan mandi wajib nan betul sesuai aliran Rasulullah SAW. Berikut ini urutannya nan bisa diikuti melansir dari beragam sumber.
1. Membaca niat mandi wajib/junub lantaran Allah SWT
Berikut referensi niat mandi wajib:
نَوَيْتُ الغُسْلَ لِرَفْعِ الجِنَابَةِ
Arab-latin: Nawaitul ghusla li raf'il janabati.
Artinya: Saya beriktikad mandi untuk menghilangkan junub.
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا للهِ تَعَالَى
Arab-latin: Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhan lillahi ta'ala.
Artinya: Dengan menyebut nama Allah, saya niat mandi untuk menghilangkan hadas besar, fardhu lantaran Allah ta'ala.
2. Mencuci tangan sebanyak 3 kali untuk membersihkan tangan dari najis.
3. Membersihkan bagian tubuh nan dianggap kotor, termasuk pada bagian kemaluan.
4. Setelah itu, mencuci kembali tangan nan kotor dengan menggunakan sabun.
5. Berwudu.
6. Membasahi kepala dengan air sebanyak 3 kali hingga ke pangkal rambut.
7. Dilanjutkan dengan menyela-nyela rambut dengan menggunakan jari-jari tangan.
8. Mengguyur air ke seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan hingga dilanjutkan dengan sisi kiri.
9. Pastikan seluruh lipatan kulit dan bagian nan tak dijangkau tangan ikut dibersihkan dengan air.
10. Proses mandi wajib telah selesai.
Itulah penjelasan mengenai gimana urutan mandi wajib nan betul sesuai aliran Rasulullah SAW. Umat Islam kudu melaksanakan rukun mandi wajib dan mengamalkan sunahnya sesuai urutan. Semoga membantu.
(pua/fef)
7 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·