Makassar, CNN Indonesia --
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar mencatat jumlah penduduk nan mengungsi akibat banjir di Kecamatan Biringkanaya dan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan bertambah menjadi 239 Kepala Keluarga (KK) alias 878 jiwa.
"Jumlah penduduk mengungsi akibat banjir tersebut saat ini berjumlah 239 KK alias 878 jiwa," kata Kepala BPBD Makassar, Muhammad Fadli, Rabu (25/2).
Data BPBD Makassar menyebut ada empat kelurahan nan terdampak banjir yakni Kelurahan Katimbang dan Paccerakkang di Kecamatan Biringkanaya, Kelurahan Batua dan Manggala di Kecamatan Manggala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Update info pengungsi sampai pukul 21.30 WITA, terdapat empat kelurahan dan dua Kecamatan nan terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter," ungkapnya.
Sementara ini, kata Fadli, tim BPBD tetap terus melakukan pemantauan dan asesmen di letak terdampak banjir.
"Ratusan penduduk terdampak banjir telah mengungsi di 15 titik letak pengungsian nan telah disediakan," katanya.
Sebelumnya jumlah penduduk nan mengungsi akibat banjir di wilayah tersebut berjumlah 169 KK alias 545 jiwa.
"Iya ada 545 jiwa alias 169 kepala family (KK) mengungsi akibat banjir," kata Fadli.
Banjir dipicu hujan deras nan mengguyur Kota Makassar sejak Selasa (24/2) kemarin.
"Kecamatan Manggala dan Biringkanaya menjadi langganan banjir saat musim hujan tiba di Makassar," ujarnya.
(mir/isn)
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·