slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Bca Donasikan Alat Deteksi Preeklamsia Untuk Cegah Stunting Dari Hulu

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA memperkuat support terhadap program pencegahan stunting di Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan dengan berperan-serta dalam aktivitas sosialisasi dan penemuan awal preeklamsia di Kementerian Kesehatan, Selasa (21/4).

Sebagai informasi, preeklamsia merupakan gangguan kehamilan nan berisiko memicu kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah. Kondisi medis tersebut menjadi salah satu aspek utama nan meningkatkan akibat terjadinya stunting pada anak di masa depan.

Dalam aktivitas ini, BCA menyalurkan support satu paket perangkat penemuan awal preeklamsia untuk Puskesmas Cisompet, Garut, Jawa Barat. Paket support medis tersebut terdiri dari perangkat USG, patient monitor, tablet Android, serta aplikasi Cexup untuk menunjang keahlian tenaga kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penggunaan teknologi ini bermaksud agar tenaga medis dapat melakukan penemuan akibat pada ibu mengandung secara lebih sigap dan akurat. Bakti BCA juga membujuk 31 ibu mengandung dari wilayah operasional Klinik Bakti Medika Mangga Dua untuk melakukan pengecekan kesehatan.

Para peserta mendapatkan sosialisasi sekaligus pemeriksaan langsung agar akibat pada kehamilan dapat diidentifikasi sejak awal. Selain penemuan preeklamsia, Bakti BCA berbareng Klinik Bakti Medika menyediakan jasa pemeriksaan kesehatan alias Mini Medical Check-Up (MCU) secara gratis.

BCAMenteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, memantau proses pengecekan penemuan awal preeklamsia di wilayah operasional Klinik Binaan Bakti BCA. (Foto: Arsip BCA)

Direktur BCA, Antonius Widodo Mulyono, menjelaskan bahwa aktivitas ini diharapkan dapat mendeteksi akibat kesehatan ibu mengandung sedini mungkin. Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) nan saat ini tetap tergolong tinggi.

Ia juga menekankan pentingnya kerjasama aktif dari beragam pihak untuk mencapai sasaran penurunan nomor kematian tersebut. BCA berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan hidup ibu dan anak dalam jangka panjang melalui beragam inisiatif kesehatan.

"Hari ini kami memberikan support seperangkat perangkat penemuan awal preeklamsia, sebelumnya kami juga aktif dalam mendukung pencegahan stunting dalam beberapa tahun terakhir. Mudah-mudahan dengan apa nan kita lakukan bisa menurunkan Angka Kematian Ibu di Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4).

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menambahkan kerjasama dengan Kementerian Kesehatan merupakan bentuk konsistensi perusahaan. Sebelumnya, BCA telah menjalankan program Partner Akselerasi Penurunan Stunting di Indonesia (PASTI) dan program 'Ayo Cegah Stunting'.

BCABakti BCA berbareng Klinik Bakti Medika menghadirkan jasa Mini Medical Check-Up (MCU) cuma-cuma bagi peserta, sebagai bagian dari upaya mendorong penemuan awal penyakit secara lebih luas. (Foto: Arsip BCA)

Dalam program PASTI, BCA berbareng organisasi filantropi dan sektor swasta lainnya mendukung Kementerian Kependudukan & Pembangunan Keluarga dalam mempercepat penurunan nomor stunting. Program berbareng ini direncanakan berjalan selama empat tahun, terhitung mulai 2023 hingga 2026.

Total bantuan nan dialokasikan dalam program kerjasama tersebut mencapai nilai US$1 juta. Melalui rangkaian program ini, sebanyak 6.070 anak berumur di bawah dua tahun telah mendapatkan intervensi gizi selama periode 2023 hingga 2025.

Hera menjelaskan bahwa penanganan masalah stunting tidak bisa dilakukan hanya pada saat anak sudah lahir. Perusahaan konsentrasi pada penguatan akomodasi kesehatan agar bisa memberikan respons medis nan lebih tepat bagi masyarakat.

"Pencegahan stunting perlu dimulai dari hulu, mulai dari remaja dan kesiapan keluarga, kesehatan ibu selama kehamilan, hingga tumbuh kembang anak. Kami berambisi inisiatif dari BCA dapat memperkuat upaya pencegahan sejak awal kehamilan sekaligus meningkatkan kesiapan akomodasi kesehatan dalam memberikan respons nan lebih sigap dan tepat," tutup dia.

(rir)

Add as a preferred
source on Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru