slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Bos Bappebti: Hampir 95 Persen Transaksi Emas Digital Di Bawah 1 Gram

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mencatat kebanyakan transaksi emas digital di Indonesia dilakukan dalam nominal kecil.

"Kalau kita lihat di info kita itu transaksi masyarakat itu nyaris 95 persen transaksi memang di bawah 1 gram," ujar Kepala Bappebti Tirta Karma Senjaya dalam aktivitas Gold Under Fire: Investasi Emas di Tengah Gejolak Dunia, Rabu (15/4).

Selain itu, dia menjelaskan 90 persen transaksi berada di bawah Rp1 juta. Hal ini mencerminkan pola investasi masyarakat nan dilakukan sedikit demi sedikit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tren menabung emas digital juga berbarengan dengan pertumbuhan penggunanya nan meningkat pesat dalam beberapa bulan terakhir. Hingga sekarang jumlah pengguna pada platform nan diawasi Bappebti telah mencapai belasan juta.

Dari tujuh pedagang emas bentuk digital, Bappebti mencatat ada 18,7 juta pengguna. Pada Desember 2025, jumlahnya baru sekitar 10 juta.

Tirta menilai transaksi berbobot mini juga menunjukkan sebagian masyarakat tetap dalam tahap mencoba investasi emas digital.

"Mungkin ada masyarakat nan mau mencoba dulu. Nah, jika mencoba dulu kan artinya mulai dari mini dulu," ujar Tirta.

Ia menambahkan kemudahan pembayaran melalui e-wallet dan jasa perbankan turut mendorong masyarakat membeli emas digital secara bertahap.

"Sekarang ini tiap platform beda-beda ya. Ada nan mungkin menggunakan e-wallet minimal transaksi Rp5.000, Rp10 ribu, Rp20 ribu," ucap Tirta.

Meski demikian, Tirta menilai literasi masyarakat mengenai emas digital tetap perlu ditingkatkan. Pasalnya, sebagian besar transaksi tetap terkonsentrasi di wilayah tertentu.

"Demografi itu nyaris 85 persen transaksi tetap di wilayah Jawa dan Sumatera, berfaedah tetap ada jangkauan di wilayah-wilayah timur nan mungkin perlu diedukasi lagi," ujar Tirta.

[Gambas:Youtube]

(sfr/sfr)

Add as a preferred
source on Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru