slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Danantara Buka Suara Soal Beli Saham Ojol

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) buka suara mengenai berita bahwa pihaknya bakal membeli saham perusahaan aplikator ojek online alias ojol. Di mana, pembelian saham dilakukan sebagai corak perpanjangan tangan pemerintah merealisasikan potongan 8 persen untuk pengemudi ojol.

Terkait berita tersebut Danantara memastikan untuk melakukan pertimbangan terhadap beragam kesempatan secara berkelanjutan. 

"Danantara Indonesia secara berkepanjangan mengevaluasi beragam kesempatan untuk melaksanakan mandat kami untuk memberikan akibat sosial-ekonomi nan berarti bagi Indonesia," ujar Tim Komunikasi Danantara Indonesia saat dihubungi Antara di Jakarta, Sabtu (2/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Danantara memastikan bakal tetap disiplin dalam menilai kesempatan berasas kesesuaian strategis, fundamental, profil risk-return, serta pembuatan nilai jangka panjang, sesuai dengan tahapan investasi nan telah ditetapkan.

"Kami tetap disiplin dalam menilai kesempatan berasas kesesuaian strategis, fundamental, profil risk-return, dan pembuatan nilai jangka panjang, sesuai dengan tahapan investasi nan telah kami tetapkan," ujar Tim Komunikasi Danantara.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan pemerintah melalui Danantara telah membeli sebagian saham aplikator ojol.

[Gambas:Youtube]

Hal itu disampaikan Dasco saat menerima audiensi dari Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) hingga Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) di kompleks parlemen, Jumat (1/5), alias bertepatan dengan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.

Pada momen itu, Dasco mengatakan salah satu tujuan pemerintah membeli sebagian saham aplikator ojol adalah demi memberikan agunan potongan tarif nan masuk logika bagi para pengemudi ojek daring tersebut.

"Paling pertama adalah menurunkan biaya nan diambil oleh aplikator. Tadinya 20 persen alias 10 persen ini, sehingga aplikator hanya bakal mengambil delapan persen dari nan dikumpulkan," ujar Dasco.

Dengan diambilnya sebagian saham sejumlah aplikator ojol oleh pemerintah, menurut dia, sistem hingga kebijakan aplikator itu bakal disesuaikan secara perlahan dan pasti. Namun nan paling utama, dia mengatakan pemerintah bakal berupaya menurunkan nomor potongan komisi itu.

Namun, dia tak menjelaskan saham aplikator ojol mana nan sudah dibeli pemerintah, dan berapa banyak. Sebagai info saat ini terdapat beberapa aplikator ojol di Indonesia, yang terbesar adalah GoTo dan Grab.

Sementara itu, untuk pembahasan status hubungan kerja bagi pengendara ojol dengan mitra, Ia mengatakan perihal tersebut tetap disimulasikan.

Di sisi lain, Ia memastikan organisasi-organisasi pengendara ojol bakal dilibatkan dalam penentuan kebijakan itu.

"Organisasi-organisasi kawan-kawan ojol ini tetap bakal diajak ngomong, bakal diajak berembuk," ujar Dasco.

Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 untuk memangkas potongan pendapatan nan diambil perusahaan aplikator dari pengemudi ojek daring menjadi delapan persen.

"Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen, kudu di bawah 10 persen," ujar Presiden Prabowo.

(ins)

Add as a preferred
source on Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru