slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Dari London Hingga Seoul, Rasa Bhayangkara Nusantara Menembus Dunia

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

CNN Indonesia

Rabu, 01 Apr 2026 15:56 WIB

Buku Rasa Bhayangkara Nusantara sekarang datang di Korea Selatan, melanjutkan ekspansi diplomasi budaya Indonesia. Dirgayuza Setiawan (kiri) dan Cecep Herawan. (Arsip Istimewa)

Jakarta, CNN Indonesia --

Perjalanan internasional kitab Rasa Bhayangkara Nusantara alias Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia's Free Nutritious Meals Program terus melangkah jauh.

Setelah menjangkau Eropa, Amerika, Timur Tengah, dan Jepang, sekarang kitab tersebut resmi datang di Korea Selatan sebagai bagian dari ekspansi diplomasi budaya Indonesia di area Asia.

Kehadiran kitab ini di Korea Selatan merupakan kelanjutan dari rangkaian perjalanan dunia nan sebelumnya dibawa oleh Dirgayuza Setiawan, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan berkolaborasi, dengan Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya kitab ini sudah melakukan lawatan ke beragam penjuru dunia, termasuk London, World Economic Forum di Davos, Washington D.C., hingga Jeddah, serta penguatan diplomasi di Kedutaan Besar Jepang.

Dedi menekankan perjalanan dunia kitab ini merupakan bagian dari strategi besar diplomasi Indonesia.

"Perjalanan Rasa Bhayangkara Nusantara dari Eropa, Amerika, Timur Tengah, Jepang hingga Korea Selatan menunjukkan bahwa Indonesia bisa menghadirkan pendekatan baru dalam diplomasi-melalui gastrodiplomasi nan menggabungkan kebijakan, budaya, dan nilai kemanusiaan. Buku ini kami tulis berbareng sebagai kontribusi nyata untuk memperkuat posisi Indonesia di mata dunia," ucap Wakapolri dalam keterangan resmi, Rabu (1/4).

Perkembangan terbaru ini dilanjutkan oleh Dirgayuza Setiawan nan membawa semangat gastrodiplomasi Indonesia ke Korea Selatan melalui pemberian kitab mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Hari ini saya memberikan kitab Taste of Nusantara dan Pangan Biru MBG kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan, Bapak Cecep [Herawan]. Bapak Cecep merupakan duta besar nan sangat meletakkan perhatian terhadap penyelenggaraan program MBG, terutama dalam perihal apa saja nan dapat kita pelajari dari penerapan MBG di Korea Selatan," ucap Dirgayuza.

Dirgayuza menjelaskan Korea Selatan telah lebih dulu menjalankan program serupa dengan skala nasional. Menurutnya, proses penerapan di Korea memerlukan waktu panjang lantaran menggunakan sistem dapur langsung di sekolah, nan pengembangannya dilakukan secara berjenjang dan terstruktur.

"Setiap tahunnya, Korea Selatan mengalokasikan anggaran sekitar 80 triliun rupiah dan memerlukan waktu kurang lebih 20 tahun untuk menerapkan MBG secara nasional. Di Korea, MBG telah menjadi bagian dari kultur bangsa, apalagi ditampilkan dalam beragam aktivitas televisi nan menunjukkan peran dapur sekolah dalam menyediakan makanan bergizi bagi siswa," ujarnya.

"Dengan adanya kitab ini, kami berambisi dapat meningkatkan diplomasi kuliner antara Indonesia dan Korea Selatan, di mana kedua negara sama-sama menjalankan kebijakan MBG nasional bagi seluruh anak sekolah," tambahnya.

Perjalanan Rasa Bhayangkara Nusantara sekarang membentuk lintasan diplomasi dunia nan kuat. Setiap titik perjalanan mempertegas bahwa kitab ini bukan sekadar karya kuliner, melainkan instrumen komunikasi kebijakan Indonesia kepada masyarakat dunia.

Buku Rasa Bhayangkara Nusantara ditulis berbareng oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan Dirgayuza Setiawan.

Rasa Bhayangkara Nusantara memuat 80 menu bergizi dari beragam wilayah di Indonesia, sekaligus merepresentasikan penerapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kebijakan prioritas nasional.

Kini, dari London hingga Seoul, kitab ini terus bergerak melintasi pemisah geografis dan diplomatik, membawa pesan Indonesia kepada dunia: bahwa kebijakan strategis dapat dikomunikasikan melalui budaya, bahwa keamanan dan kemanusiaan melangkah beriringan, serta bahwa gastrodiplomasi menjadi bagian integral dan selaras dengan diplomasi bangsa.

Hal ini sebagai bentuk nyata bahwa Polri, berbareng pemerintah, tidak hanya datang dalam menjaga keamanan, tetapi juga berkedudukan aktif dalam membawa inovasi, kebijakan, dan identitas bangsa Indonesia ke panggung global.

(har)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru