slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Diminta Setop Impor Pikap India)

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota menyatakan siap mengikuti pesan DPR menunda impor pikap dari India untuk operasional Koperasi Desa (Kopdes)/Kelurahan Merah Putih. ‎

"Dari DPR bilang apa kami ikut, pemerintah bilang apa kami ikut. Pokoknya kami taat, setia, loyal kepada negara dan rakyat," kata Joao melansir Antara, Selasa (24/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pesan itu sebelumnya disampaikan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad nan meminta pemerintah untuk menunda impor 105 ribu kendaraan dari India ke Indonesia untuk kebutuhan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menurut Dasco pesan telah disampaikan kepada pemerintah agar proses impor tidak dilanjutkan sebelum ada pembahasan lebih lanjut di tingkat kepala negara, mengingat Presiden Prabowo Subianto tetap berada di luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi rencana untuk impor 105 ribu mobil pick up dari India, saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu, mengingat presiden tetap di luar negeri," ujar Dasco di gedung parlemen, Jakarta, Senin (23/2).

Kata dia rencana impor ini bakal kudu dibahas Prabowo dengan para menterinya usai kembali ke Indonesia. Pembahasan itu dinilai krusial agar kebijakan nan diambil betul-betul menyelesaikan polemik.

Pembelian ratusan ribu unit kendaraan komersial dengan langkah impor utuh dari India telah dilakukan PT Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas), salah satu BUMN nan bersinergi dengan proyek Koperasi Merah Putih.

Agrinas melakukan pengadaan tersebut dengan melibatkan dua merek otomotif ternama asal India ialah Mahindra & Mahindra (Mahindra) dan Tata Motors.

Nilai pengadaan ini mencapai Rp24,66 triliun untuk 35 ribu pikap 4x4 Mahindra Scorpio serta 35.000 pikap 4x4 Yodha dan 35 ribu unit truk roda enam Ultra T.7 dari Tata.

Kebijakan ini langsung menuai polemik terutama dari kalangan produsen otomotif dalam negeri nan merasa bisa mengakomodasi permintaan tersebut, namun perusahaan pelat merah justru memilih impor dari luar negeri.

Joao juga menyampaikan 200 pikap impor India sudah masuk Indonesia dan bakal didistribusikan ke Kopdes.

"Sekarang sudah tiba, sudah kita distribusikan juga sebanyak 200, kemudian minggu depan bakal tiba lagi 400. Dan sampai akhir bulan ini bakal tiba 1.000 unit. Kita bakal terus segera langsung kita distribusikan ke tempat-tempat nan sudah siap maupun ke tempat-tempat nan belum siap," ucap Joao melansir CNBC Indonesia.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru