Jakarta, CNN Indonesia --
PT Pertamina (Persero) baru saja menggelar Sustainability Champions dengan tema 'Bijak Menggunakan Energi' untuk mendorong tindakan nyata masyarakat di bagian pelestarian lingkungan, sosial dan tata kelola (environment, social, governance/ ESG).
Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan prinsip keberlanjutan sudah menjadi bagian integral dan vital dari strategi upaya untuk memastikan keberlanjutan dan daya saing perusahaan di tengah transisi energi.
"Sebagai perusahaan daya terintegrasi, Pertamina mempunyai komitmen terhadap keberlanjutan dan berupaya membangun legacy untuk masa depan generasi mendatang," ujarnya dalam aktivitas nan digelar di Gedung Oil Center, Jakarta, Kamis (16/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses penjurian karya terpilih telah dilakukan sejak November 2025. Tahap akhir diumumkan pemenang pada April 2026 ini.
Selain tindakan nyata keberlanjutan, perusahaan migas pelat merah ini juga mendorong efisiensi dan penghematan penggunaan daya guna menjaga ketahanan daya nasional.
Arya menambahkan langkah nyata Perwira Pertamina juga menjadi role model untuk bijak menggunakan energi, terlebih pada dinamika geopolitik dunia saat ini.
"Satu perihal nan krusial adalah Perilaku Bijak Energi, dimulai dari saat ini dan dari lingkup terkecil dari lingkungan, mari pergunakan daya sesuai keperluan demi keberlanjutan di masa datang," jelasnya.
Komitmen Pertamina tersebut diwujudkan melalui Strategi Pertumbuhan Ganda (Dual Growth Strategy) ialah memaksimalkan upaya eksisting (legacy) dan membangun upaya rendah karbon.
Upaya tersebut di antaranya pengembangan Carbon Capture and Storage/ Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS) dan Sustainable Aviation Fuel (SAF) ialah bahan bakar pesawat terbang ramah lingkungan.
Inovasi Pertamina berkedudukan aktif dalam penurunan emisi, sekaligus melibatkan partisipasi masyarakat.
Terkait Prinsip Keberlanjutan, Senior Vice President Business Sustainability PT Pertamina (Persero) Wenny Ipmawan menambahkan perseroan mempunyai 10 konsentrasi keberlanjutan, mulai dari aspek environmental, social, governance.
"Bagaimanapun, Pertamina terus membudayakan aspek sustainability ke depan. Para Perwira nan menjadi jawara (champion) keberlanjutan ini bakal menjadi agen-agen perubahan Pertamina, sebagai Perwira nan bisa menularkan sustainability ke dalam dan keluar Pertamina, sehingga dapat menjadi terus membudaya," ujar Wenny.
Founder dan President Director Institute for Sustainability and Agility (ISA) Maria R Nindita menjelaskan tantangan di sektor daya tidak bisa diselesaikan hanya dengan mencari sumber daya baru, tapi juga dengan mengubah langkah dalam mengonsumsi energi.
"Jika Perwira Pertamina bisa membuktikan efisiensi melalui penemuan keberlanjutan, ini bakal menjadi legitimasi kuat untuk mengedukasi masyarakat agar lebih bijak menggunakan BBM," terang Maria.
[Gambas:Youtube]
(ldy/sfr)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·