slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Fakta-fakta Kecelakaan Kereta Di Stasiun Bekasi Timur

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Kecelakaan maut nan melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) dan KA Argo Bromo Anggrek terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).

Berdasar keterangan resmi Kementerian Perhubungan, kejadian bermulai ketika rangkaian KRL relasi Bekasi-Cikarang tertabrak taksi Green SM di perlintasan sebidang JPL 85 di wilayah Bulak Kapal. 

Akibat kejadian tersebut, rangkaian KRL kudu dievakuasi dan ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 lantaran berakhir berdinas dan melangkah di luar agenda reguler.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dampak peristiwa itu, petugas lampau memberhentikan satu rangkaian KRL lainnya dengan kode PLB 5568 nan mengarah ke Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur.

Namun, KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta-Surabaya tidak sempat berakhir sepenuhnya sehingga terlibat kejadian dengan KA PLB 5568 nan sedang berhenti.

CNNIndonesia.com merangkum kebenaran dari peristiwa ini, berikut fakta-faktanya:

15 orang meninggal dunia

Menteri Koordinator bagian Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan jumlah korban tewas dalam kecelakaan kereta itu mencapai 15 orang per Selasa (28/4) siang

"Update sampai dengan jam 1 siang tadi ada 15 orang nan meninggal bumi dan 88 orang nan tetap dirawat. Termasuk ada tiga nan tadinya terjepit bisa kita pemindahan dan tetap dalam perawatan di rumah sakit," kata AHY di Stasiun Bekasi Timur.

Korban luka telah mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Korban wanita dewasa

Kabasarnas Marsekal Madya Muhammad Syafii menyebut seluruh korban tewas akibat tabrakan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo dengan KRL merupakan wanita dewasa.

"Saya melihatnya tidak ada (korban anak), semuanya sudah masuk kategori [perempuan] dewasa," kata Syafii.

Ia menyebut nyaris seluruh korban tewas di gerbong KRL lantaran terjepit gerbong Lokomotif Kereta Api Argo Bromo Anggrek.

"Adanya korban baik itu nan kita pemindahan dalam kondisi meninggal nyaris semuanya lantaran terjepit," ujar dia.

Sopir taksi diperiksa

Polisi mengungkap nasib pengemudi taksi listrik online Green SM nan sempat tertabrak kereta hingga terjadi kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korlantas Polri Kompol Sandhi Wiedyanoe menyebut supir taksi tersebut telah diamankan dan diperiksa secara intensif di Polres Metro Bekasi Kota.

"Pengemudi sudah diamankan di Polres Metro Bekasi Kota untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut oleh Kasat Lantas," kata Sandhi.

Sandhi menjelaskan kejadian itu bermulai akibat adanya korsleting listrik di kendaraan taksi online elektronik di perlintasan sebidang tanpa palang pintu.

Ia menjelaskan mobil listrik nan korslet itu kemudian tertabrak oleh KRL dari arah Cikarang menuju Jakarta. Akibat kejadian itu, kata dia, menyebabkan terganggunya proses perjalanan kereta lainnya.

"Kecelakaan nan melibatkan kereta api dengan kendaraan mobil listrik sebenarnya hanya rugi material. Namun akibatnya, perjalanan kereta api lainnya terganggu, KRL nan menunggu proses evakuasi," katanya

Sandhi mengatakan info tabrakan kereta itu diduga belum sempat disampaikan secara menyeluruh kepada Kereta Api Argo Bromo Anggrek.

Padahal, kata dia, Kereta Api Argo Bromo Anggrek sedang melangkah dengan kecepatan tinggi ialah 110 kilometer per jam.

"Akibat kurangnya info dan koordinasi tersebut, terjadilah tabrakan di stasiun Bekasi Timur lebih tepatnya nan mengakibatkan beberapa korban meninggal dunia," katanya.

Audit standar keselamatan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengaudit ulang standar keselamatan operasional taksi listrik Green SM buntut peristiwa itu.

Audit dilakukan setelah Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memanggil manajemen Green SM untuk dimintai penjelasan pada Selasa (28/4), sehari setelah kejadian nan menewaskan 15 orang dan melukai puluhan penumpang tersebut.

"Kami telah membentuk tim unik ini untuk mendalami keterlibatan taksi Xanh SM termasuk sisi perizinannya, kelengkapan administrasi, pemenuhan standar keselamatan, hingga kepatuhan pada ketentuan operasional pikulan umum," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan dalam keterangan resmi di Kantor Pusat Kemenhub, Jakarta, Selasa (28/4).

Prabowo minta usut

Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan investigasi mengusut kejadian tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam

"Kemudian juga dalam kesempatan itu beliau (Prabowo) didampingi oleh Menteri Perhubungan dan Dirut PT KAI berbincang singkat dan mendapatkan laporan mengenai kejadian tadi malam dan beliau memerintahkan dilakukan beberapa langkah investigasi, tentu kudu dilakukan," kata Mensesneg Prasetyo Hadi lewat rekaman suara, Selasa (28/4).

Selain itu, Pras menyebut Prabowo juga meminta sejumlah langkah antisipasi agar kejadian seperti ini tak terjadi lagi.

Pras menyebut Prabowo sempat memeriksa tahun produksi kereta milik Indonesia.

"Dan juga beliau memutuskan untuk kita diminta menangani kurang lebih ada 1.800 perlintasan kereta api nan kudu dijaga alias dibuatkan semacam flyover untuk memastikan jalur-jalur persimpangan alias perlintasan kereta api tersebut kondusif dari potensi terjadinya kecelakaan," ujar dia.

(yoa/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru