slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Fungsi Usus Halus-usus Besar Manusia Dan Cara Menjaganya Tetap Sehat

Sedang Trending 6 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Usus adalah organ pencernaan nan ada dalam tubuh manusia. Jika usus tidak berfungsi, maka manusia tidak bisa mencerna makanan dengan baik.

Memangnya apa kegunaan usus dalam sistem pencernaan manusia? Berikut penjelasannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Masih banyak orang nan belum tahu apa itu kegunaan dari organ usus. Hal ini membikin mereka tidak menjaga organ ini secara baik. Alhasil, banyak orang nan menderita penyakit usus, seperti usus buntu.

Untuk mencegah perihal tersebut, krusial untuk memahami organ usus. Yuk, pelajari tentang usus di bawah ini.


Apa itu usus dan bagian-bagiannya

Melansir dari National Cancer Institute, usus adalah organ berbentuk tabung panjang nan terletak di dalam rongga perut dan berkedudukan krusial proses pencernaan.

Usus bekerja menyelesaikan proses pencernaan makanan nan telah dimulai di lambung. Organ ini terdiri dari dua bagian utama, ialah usus lembut dan usus besar, dan sering juga disebut sebagai bowl.

Berdasarkan kitab Modul Pembelajaran SMA Biologi Kelas XI Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, usus lembut adalah bagian dari sistem pencernaan nan berbentuk tabung panjang dan sempit, tempat berlangsungnya proses pencernaan lanjutan dan penyerapan nutrisi.

Setelah makanan dicerna di lambung, makanan masuk ke usus lembut di mana enzim dan cairan pencernaan membantu menguraikan makanan menjadi molekul nan lebih mini sehingga bisa diserap oleh tembok usus.

Perjalanan makanan di usus lembut biasanya berjalan selama empat sampai lima jam, memungkinkan nutrisi terserap secara maksimal ke dalam aliran darah.

Sementara itu, usus besar adalah bagian akhir dari sistem pencernaan nan berfaedah menyimpan sisa makanan nan sudah tidak tercerna dan menyerap kembali air serta beberapa mineral. Di usus besar, sisa makanan nan berubah menjadi feses dapat disimpan hingga 24 jam.

Feses kemudian didorong secara perlahan melalui aktivitas peristalsis, kontraksi otot polos nan bekerja secara otomatis, menuju rektum untuk dikeluarkan dari tubuh. Usus besar juga berkedudukan krusial dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mikrobiota usus.


Fungsi usus dalam sistem pencernaan

Seperti nan sudah dijelaskan sebelumnya, usus mempunyai kegunaan nan sangat krusial dalam sistem pencernaan. Berikut kegunaan usus secara umum.

1. Melanjutkan proses pencernaan

Setelah makanan dicerna sebagian di lambung, usus melanjutkan proses penguraian makanan menjadi molekul-molekul nan lebih mini dengan support enzim pencernaan nan diproduksi di usus lembut dan organ pendukung lainnya (seperti pankreas dan hati).


2. Penyerapan nutrisi

Usus lembut berkedudukan utama dalam menyerap nutrisi dari makanan nan sudah dicerna, termasuk karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, nan kemudian disalurkan ke aliran darah untuk digunakan oleh tubuh.


3. Penyimpanan dan penyerapan air

Usus besar berfaedah menyerap kembali air dan elektrolit dari sisa makanan nan tidak tercerna agar tubuh tidak kehilangan cairan secara berlebihan.


4. Pembentukan dan pengeluaran feses

Usus besar mengubah sisa makanan menjadi feses dan menyimpannya sementara sebelum didorong melalui aktivitas peristalsis menuju rektum untuk dikeluarkan melalui anus.


5. Peran dalam sistem imun dan kesehatan mikroba

Usus juga berkedudukan dalam menjaga keseimbangan mikrobiota usus nan membantu mencerna makanan dan melindungi tubuh dari kuman patogen.

Jadi, usus tidak hanya tempat pencernaan akhir, tapi juga tempat krusial untuk penyerapan nutrisi, pengaturan cairan, dan pengelolaan limbah tubuh.


Cara menjaga kesehatan usus

Karena kegunaan usus nan krusial bagi tubuh, mari selalu menjaga organ ini tetap sehat. Melansir dari Harvard Health, berikut beberapa langkah menjaga kesehatan usus.

1. Perbanyak makan serat

Serat memberi makan kuman baik di usus, membantu pencernaan dan mencegah sembelit. Konsumsi 21-38 gram serat sehari dari kacang-kacangan, biji-bijian, sayur, dan buah.

2. Minum air cukup

Minum air putih sangat krusial untuk melunakkan makanan, melancarkan mobilitas usus, dan mencegah sembelit. Dengan minum 6-8 gelas air setiap hari, Anda tak hanya membikin tubuh terhidrasi tapi membantu kerja pencernaan.

3. Kelola stres

Kelola stres dengan relaksasi, meditasi, alias pernapasan dalam. Aktivitas ini tak hanya berfaedah bagi kesehatan mental, tapi juga usus dengan mengaktifkan mode rest and digest.

4. Tidur nan cukup

Tidur sangat krusial untuk menjaga usus tetap sehat, Tidur 7-9 jam semalam membantu keseimbangan kuman baik dalam usus dan memungkinkan organ pencernaan beristirahat serta detoksifikasi.

5. Berolahraga rutin

Luangkan waktu 150-270 menit olahraga per minggu untuk meningkatkan kesehatan usus. Sebab, olahraga dapat merangsang otot usus untuk berkontraksi.

Demikian penjelasan tentang kegunaan usus dan langkah menjaganya tetap sehat. Semoga bermanfaat.

(sac/fef)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru