CNN Indonesia
Kamis, 23 Apr 2026 20:15 WIB
Ilustrasi. Kemenhaj merilis barang-barang nan bisa dibawa jemaah haji agar kesehatan tetap terjaga. (VIA REUTERS/SAUDI MINISTRY OF MEDIA)
Jakarta, CNN Indonesia --
Ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga perjalanan bentuk nan menuntut kesiapan ekstra. Cuaca panas, aktivitas padat, hingga kondisi lingkungan nan berbeda membikin jemaah perlu memperhatikan perlindungan diri selama berada di Tanah Suci.
Memasuki keberangkatan jemaah haji Indonesia pada April 2026, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) kembali mengingatkan pentingnya perangkat pelindung diri (APD) bagi jemaah. Imbauan ini disampaikan agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih konsentrasi tanpa terganggu rasa tidak nyaman alias masalah kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Agar konsentrasi kita tidak terbagi lantaran rasa tidak nyaman alias masalah kesehatan, yuk persiapkan APD sesuai rekomendasi dari Pusat Kesehatan Haji Kemenhaj RI. Mulai dari pelindung mata hingga dasar kaki nan tepat, semuanya demi kelancaran langkah jemaah haji di Tanah Suci," tulis Kemenhaj RI dalam keterangannya.
Daftar APD nan Perlu Disiapkan Jemaah Haji
Berikut beberapa perangkat pelindung diri nan dianjurkan untuk dibawa jemaah, mengutip IG resmi Kemenhan:
1. Tas paspor
Tas ini berfaedah menyimpan arsip krusial seperti paspor, sekaligus tempat menyimpan makanan ringan dan obat-obatan pribadi agar mudah dijangkau.
2. Tas kresek alias tote bag
Digunakan untuk menyimpan sandal saat memasuki area tertentu, serta membawa peralatan mini seperti pelembap.
[Gambas:Instagram]
3. Masker
Masker krusial untuk melindungi hidung dan mulut dari debu serta potensi paparan penyakit. Disarankan untuk mengganti masker setiap 4-6 jam sekali.
4. Kacamata hitam
Paparan sinar mentari di Arab Saudi cukup terik. Kacamata hitam membantu melindungi mata dari sinar UV dan debu.
5. Semprotan air
Botol semprot berisi air dapat digunakan untuk menyegarkan diri di tengah cuaca panas, sekaligus membantu menjaga hidrasi kulit.
6. Payung
Pilih payung lipat agar praktis dibawa. Payung menjadi perlindungan utama dari panas mentari saat beraktivitas di luar ruangan.
7. Alas kaki nan nyaman
Gunakan sandal alias sepatu dengan ukuran nan pas serta mempunyai tali belakang untuk menghindari cedera alias lecet saat melangkah jauh.
Persiapan APD bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian krusial dari ikhtiar menjaga kesehatan selama berhaji. Dengan perlindungan nan tepat, jemaah dapat meminimalkan akibat kelelahan, dehidrasi, hingga gangguan kesehatan lainnya.
Kemenhaj RI berharap, dengan memperhatikan kelengkapan ini, jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lebih aman, nyaman, dan intens hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.
(tis/tis)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·