CNN Indonesia
Rabu, 15 Apr 2026 15:21 WIB
Ilustrasi. Persiapan nan matang sangat krusial bagi calon jemaah haji, terutama menjaga kondisi kesehatan sebelum keberangkatan. (VIA REUTERS/SAUDI MINISTRY OF MEDIA)
Jakarta, CNN Indonesia --
Ibadah haji merupakan rukun Islam nan wajib dilakukan sekali seumur hidup bagi Muslim nan bisa secara bentuk dan finansial.
Karena itu, persiapan nan matang menjadi sangat penting, terutama menjaga kondisi kesehatan sebelum keberangkatan. Berikut tips menjaga kesehatan sebelum berangkat haji nan perlu diperhatikan oleh jemaah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesehatan merupakan aspek utama nan perlu diperhatikan oleh jemaah haji. Pasalnya, ibadah haji menuntut kondisi bentuk nan prima agar seluruh rangkaian ibadah dapat melangkah dengan lancar dan khusyuk.
Bahkan, rumor kesehatan menjadi konsentrasi utama pemerintah tahun ini. Menurut Menteri Haji dan Umrah, penerapan standar kesehatan jemaah bakal diberlakukan secara lebih tegas.
Sebelum melakukan pelunasan, jemaah haji kudu melaksanakan pemeriksaan kesehatan hingga mendapat status istitha'ah.
"Pemerintah Arab Saudi memberi perhatian unik pada istithaah kesehatan. Pemeriksaan bakal dilakukan secara random dan jemaah nan tidak memenuhi syarat berpotensi dipulangkan. Karena itu, tidak boleh ada pihak nan memaksakan keberangkatan jemaah nan tidak layak secara kesehatan," ujarnya, dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah, Kamis (8/1).
Oleh lantaran itu, jemaah perlu memenuhi standar kesehatan nan ditetapkan.
Dilansir dari akun IG @kemenhaj.ri, berikut beberapa tips menjaga kesehatan sebelum berangkat haji nan dapat diterapkan oleh calon jemaah.
1. Cek kesehatan berkala
Calon jemaah disarankan untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan. Hal ini bermaksud untuk mendeteksi awal penyakit alias kondisi tertentu nan bisa mengganggu ibadah.
Selain itu, konsultasi dengan tenaga medis juga krusial untuk mendapatkan saran nan tepat sesuai kondisi tubuh masing-masing.
2. Jalan kaki 30 menit per hari dan rutin latihan fisik
Kemudian, latihan bentuk seperti melangkah kaki selama 30 menit setiap hari sangat dianjurkan. Aktivitas ini dapat membantu meningkatkan stamina dan membiasakan tubuh dengan aktivitas bentuk nan bakal dihadapi selama haji, seperti tawaf dan sa'i.
3. Istirahat cukup minimal 6-8 jam per hari
Selanjutnya, menjaga kualitas rehat menjadi perihal nan tidak kalah penting. Dengan pola tidur nan cukup dapat membantu menjaga daya tahan tubuh.
Sebaliknya, ketika kurang tidur bakal melemahkan sistem imun dan membikin tubuh lebih rentan terhadap penyakit.
4. Makan makanan bergizi seimbang
Tak hanya itu, asupan makanan nan sehat dan seimbang sangat krusial untuk menjaga kesehatan tubuh. Pastikan mengonsumsi makanan nan mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral dalam jumlah nan cukup.
5. Tidak merokok
Perlu diketahui, merokok dapat merusak paru-paru dan menurunkan stamina. Bagi calon jemaah, menghentikan kebiasaan ini menjadi langkah krusial agar kondisi bentuk tetap optimal saat menjalani ibadah nan memerlukan banyak aktivitas fisik.
6. Minum obat teratur
Bagi jemaah nan mempunyai riwayat penyakit tertentu, krusial untuk tetap mengonsumsi obat sesuai rekomendasi dokter. Jangan menghentikan pengobatan tanpa konsultasi medis.
7. Selalu berpikir positif dan hindari stres
Selain fisik, kesehatan mental juga perlu diperhatikan. Berpikir positif dan menghindari stres dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh secara keseluruhan.
Kondisi mental nan baik juga bakal mendukung kekhusyukan dalam beribadah.
Dengan menerapkan beragam tips menjaga kesehatan sebelum berangkat haji tersebut, jemaah diharapkan dapat menjalani ibadah dengan lebih lancar dan nyaman.
(gas/fef)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
13 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·