Jakarta, CNN Indonesia --
Pembalap Aprilia, Jorge Martin, terjatuh lantaran keasyikan selebrasi wheelie setelah memenangkan sprint race MotoGP Amerika 2026 di Sirkuit Amerika (COTA), Minggu (29/3) awal hari WIB.
Kemenangan tersebut jadi nan pertama bagi Martin sejak juara MotoGP pada 2024. Kali terakhir Martin memenangkan balapan adalah sprint race MotoGP Malaysia 2024.
Prestasi itu dirayakan Martin dengan melakukan wheelie setelah melintasi garis finis. Nahas bagi pembalap asal Spanyol itu, dia tergelincir dan terjatuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beruntung Jorge Martin tidak mengalami cedera. Juara MotoGP 2024 itu tetap bisa naik podium sprint race MotoGP Amerika.
Menurut Martin, dia tidak menyangka bisa memenangkan balapan dalam tiga seri, terlebih lagi setelah mengalami musim nan jelek pada 2025.
"Saya sangat senang dengan hari ini. Saya tidak pernah berpikir bahwa ketika saya memulai musim di Thailand, saya bakal memenangkan balapan setelah tiga putaran," ujar Martin dikutip dari Crash.
[Gambas:Twitter]
"Ini luar biasa. Saya sangat berterima kasih kepada Aprilia. Mereka banyak membantu saya untuk mencapai level saya lagi," tutur Martin menambahkan.
Martin tidak membantah cedera nan dialaminya pada awal 2025 tetap terasa sakit. Karena itu, ketika meraih kemenangkan kembali usai satu tahun, Martin begitu bergembira.
"Saya merasa menjadi pembalap nan lebih baik daripada sebelumnya. Saya merasa lebih kuat. Saya tetap merasakan beberapa masalah dengan kondisi bentuk saya, terutama rasa sakit," kata Martin.
[Gambas:Video CNN]
(sry/abs)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·