Jakarta, CNN Indonesia --
Kapten Persib Bandung, Marc Klok, merespons rumor pejabat menjanjikan bingkisan miliaran rupiah pada akhir musim Super League 2025/2026.
"Di sepak bola itu perihal biasa untuk dapat apresiasi dan dapat bonus. Saya tidak terlalu mengerti kenapa ada banyak pertanyaan buat itu," kata Klok Minggu (26/4), dilansir dari Detik Jabar.
"Mungkin jika sekarang [ramai] di media, baru orang bicara. Kalau Anda lihat siapa klub ada di Liga 1, ada itu [bonus]. Itu perihal biasa di dunia, bukan [hanya] di Indonesia," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Klok, bingkisan nan dijanjikan kepada skuad Maung Bandung, dipastikan tidak bakal mengganggu konsentrasi. Klok menjamin setiap pemain Persib konsentrasi meraih gelar juara musim ini.
"Kenapa [mengganggu] konsentrasi? Itu perihal biasa di sepak bola. Kalau ada hasil, ada apresiasi. Kalau tidak ada hasil, tidak ada apresiasi. Jadi buat kami, kami kudu kasih hasil. Itu saja," katanya.
Isu soal bingkisan dahsyat dari pejabat untuk Persib mengemuka setelah diungkap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dalam video Dedi, disebutkan Maruarar Sirait menjanjikan bingkisan Rp1 miliar.
Pernyataan gubernur nan biasa disapa KDM tersebut lantas ditanggapi Bobotoh, suporter Persib, dengan membentangkan spanduk di dalam stadion, saat menjamu Arema FC.
Spanduk itu bertuliskan 'shut up KDM'. Dedi merespons perihal tersebut. Ia mengucapkan terima kasih atas kritik nan dilayangkan dan menjelaskan kronologi soal bingkisan tersebut.
Dedi menjelaskan, bingkisan itu berasal dari pertemuannya dengan Menteri Perumahan, Muaruarar Sirait dan manajemem Persib. Dalam kesempatan itu Ara, sapaan Maruarar, menjanjikan bingkisan Rp1 miliar per laga.
"Secara spontan Bang Ara menyampaikan bakal memberikan bingkisan pada setiap pertandingan di kandang musuh dari tujuh pertandingan ada lima pertandingan," ujar Dedi.
Dedi juga telah menanyakan perihal itu ke manajemen Persib. Di mana pihak manajemen menjelaskan perihal itu diperbolehkan dan tidak ada patokan nan dilanggar.
"Walaupun Bang Ara menyampaikan tidak boleh menyampaikan ke publik, saya sebagai orang nan menjunjung transparansi setiap pengelolaan finansial saya sampaikan."
"Ini kudu disampaikan kepada publik, agar publik mengetahui ada aliran duit nan diberikan sebagai corak rasa kecintaan dan tekad agar Persib bisa menjadi juara tiga kali berturut-turut," ucapnya.
[Gambas:Video CNN]
(abs/ptr)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·