Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mencurahkan kekesalannya usai wasit membatalkan bingkisan penalti untuk Arsenal saat bermain seri 1-1 melawan Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (30/4) awal hari WIB.
Arteta menegaskan keputusan wasit Danny Makkelle tidak bisa diterima. Hal ini lantaran pemain Arsenal, Eberechi Eze disebutnya jelas dilanggar oleh bek Atletico, David Hancko dalam laga nan berjalan di Riyadh Air Metropolitano.
Wasit asal Belanda itu awalnya langsung menunjuk titik penalti setelah Eze dilanggar Hancko mendekati akhir babak kedua. Namun, Makkelle menganulir keputusannya setelah sang pengadil mengecek Video Assistant Referee (VAR).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah kembali ke ruang ganti, berbincang dengan para pemain dan menonton kejadian penalti, ini sangat mengecewakan dan menjengkelkan lantaran itu melanggar patokan serta mengubah jalannya pertandingan. Saya sangat, sangat kesal," ujarnya kepada TNT Sports seperti dikutip dari Sky Sports.
"Ada kontak nan jelas [antara Hancko dengan Eze]. Anda membikin keputusan, Anda tidak dapat membatalkan keputusan itu ketika Anda kudu melihatnya 13 kali. Ini betul-betul tidak bisa diterima di level seperti ini. Itu keputusan nan salah," katanya lagi.
Keputusan wasit menganulir penalti memang menyakitkan buat Arsenal. Hal itu berfaedah kesempatan Arsenal untuk bisa kembali unggul atas Atletico kudu sirna.
Sebelum itu, skor pertandingan sama kuat 1-1 antara kedua tim. The Gunners bisa unggul lebih dulu melalui tendangan penalti Viktor Gyokeres pada menit ke-44 nan disamakan oleh Atletico juga melalui titik penalti pada menit ke-56.
Gol penyeimbang Atletico dijaringkan oleh striker andalan, Julian Alvarez. Gol nan dicetak Alvarez jadi nan terakhir tercipta di pertandingan ini.
[Gambas:Video CNN]
(jal)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·