Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mencatat sekitar 110 jiwa mengungsi ke posko darurat maupun letak lainnya akibat dari kebakaran asrama Polri di Ciledug.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan ada dua titik pengungsian utama nan telah disiapkan, ialah aula area pondok dan masjid terdekat. Selain itu, aula Kecamatan Ciledug juga disiagakan sebagai letak pemindahan tambahan.
"Prioritas utama saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi. Seluruh kebutuhan di posko darurat sudah disiapkan oleh Dinsos," ujarnya di Tangerang, Jumat (17/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebakaran nan melanda pondok Polri di Ciledug pada Kamis (16/4) pukul 16.00 WIB tersebut menyebabkan 25 rumah gosong terbakar.
Tim pemadam dari UPT Ciledug, Pinang, Batuceper hingga Mako BPBD dikerahkan, dan api sukses dipadamkan total pada pukul 19.00 WIB.
Mahdiar mengatakan hingga saat ini tim campuran tetap terus melakukan pendataan untuk memastikan total kerugian serta memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan dari kebutuhan logistik, medis, maupun pendampingan psikologis nan diperlukan oleh penduduk terdampak.
"Kami juga mengingatkan masyarakat luas agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap beragam potensi pemicu kebakaran, terutama nan berasal dari gangguan instalasi listrik maupun aktivitas memasak di dapur," ujarnya.
Ketua Kompleks Asrama Polri Ciledug Muji Raharjo menambahkan penduduk nan rumahnya terbakar diminta untuk mengungsi sementara di sejumlah letak nan disediakan.
Selain itu, pihaknya dibantu pemerintah, relawan dan penduduk sekitar bergotong-royong membangun dapur umum nan telah dioperasikan mulai tadi pagi.
(antara/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·