Jakarta, CNN Indonesia --
Marc Marquez menyebut kondisinya baik-baik saja usai kecelakaan MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez, Minggu (26/4).
Hanya saja, pembalap asal Spanyol ini tidak percaya lagi bisa merebut gelar juara musim ini. Podium ke-100 nan dinanti-nanti, setelah MotoGP Jepang 2025 apalagi belum tercapai.
"Terkadang, tidak perlu menjelaskan penyebab jatuhnya. Saya hanya terjatuh. [Sebanyak] 90% kecelakaan adalah kesalahan pembalap," kata Marquez dilansir dari Auto Hebdof 1.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pembalap lain, seperti Marco Bezzecchi, menjelaskan bahwa angin bertiup lebih kencang sepanjang akhir pekan ini di tikungan 11," ucapnya menjelaskan.
Dengan kandas finis di Jerez, sudah dua kali Marquez tak bisa menyelesaikan balapan pada musim ini. Untuk sementara, pembalap 33 tahun ini bertengger di ranking kelima klasemen sementara.
Kendati tetap berada di papan atas, Marquez mulai lempar handuk putih. Marquez menyebut potensinya untuk mempertahankan gelar juara kian berat alias apalagi mustahil.
"Setiap akhir pekan, kami kehilangan poin. Setiap hari Minggu, kami menderita. Ada sesuatu nan kurang. Kami sedang berupaya untuk menemukan solusinya."
"Tetapi dengan level kami saat ini, kami tidak bisa bersaing untuk memperebutkan gelar juara," ucap pembalap nan sudah tujuh kali merajai MotoGP sejak debut pada 2013.
Marquez mengakui tidak berada dalam performa terbaiknya sejak awal balapan. Meski sempat memimpin balapan, dia mengaku performa sang adik, Alex Marquez, lebih menjanjikan.
Firasat Marquez terbukti. Pada lap kedua, tepatnya di tikungan ke-11 Sirkuit Jerez, Marquez terjatuh. Meski tidak mengalami kecelakaan serius, dia kecewa berat dengan kecelakaan tersebut.
[Gambas:Video CNN]
(abs/rhr)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·