Jakarta, CNN Indonesia --
Israel kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Iran dengan menargetkan pusat religi kota Qom yang menewaskan sedikitnya enam orang, pada Kamis (26/3).
Situs berita Jamaran melaporkan Wakil Gubernur Qom, Morteza Heidari, mengatakan sedikitnya enam orang tewas setelah tiga bangunan permukiman menjadi target serangan di kawasan Pardisan, Qom.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heidari juga menambahkan jumlah korban luka hingga kini masih belum dapat dipastikan.
Saluran Telegram resmi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran juga melaporkan "gugurnya enam warga" setelah serangan menghantam kawasan permukiman di kota itu.
Menurut unggahan itu, tiga rumah warga rusak di wilayah Pardisan akibat serangan yang disebut sebagai aksi "agresor Amerika-Zionis".
Hingga kini, jumlah korban luka masih belum diketahui, dikutip dari Anadolu Agency.
Sementara itu, Kepala Badan Manajemen Krisis Provinsi Azerbaijan Barat, Hamid Safari, mengatakan kepada kantor berita IRNA bahwa empat bangunan sipil turut terkena serangan di kota Urmia dan dilaporkan menimbulkan korban.
Secara terpisah, media Iran Nournews melaporkan Teheran, Isfahan, Kashan, Yazd, Qom, Tabriz, dan Ahvaz menjadi sasaran serangan udara sepanjang malam.
AS dan Israel dilaporkan terus melakukan serangan udara ke Iran sejak 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Teheran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.
Serangan itu menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta mengganggu pasar world dan sektor penerbangan.
(rnp/bac)
Add
arsenic a preferred root connected Google
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·