Jakarta, CNN Indonesia --
Kereta rel listrik (KRL) rute Cikarang/Bekasi kembali beraksi normal di seluruh lintasan sejak Rabu (29/4) pukul 14.00 WIB setelah kejadian kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan agenda perjalanan di lintas Bekasi-Cikarang sudah melangkah sesuai dengan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) nan berlaku. Sebanyak 281 perjalanan Commuter Line Cikarang dioperasikan pada Kamis (30/4) ini.
Pelayanan naik dan turun pengguna Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur juga sudah kembali normal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Karina, penanganan di area Stasiun Bekasi Timur telah memenuhi syarat Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Sebelumnya telah dilakukan uji coba dan pertimbangan perjalanan di jalur Stasiun Bekasi Timur. Seluruh aspek keselamatan dinyatakan terpenuhi dan mendapat hasil clearance dari KNKT," ujarnya dalam keterangan tertulis pada Kamis ini.
Berdasarkan info KAI Commuter, pada saat momen dioperasikan kembali pada Rabu (29/4) mulai 14.00 WIB hingga agenda terakhir, volume pengguna di Stasiun Bekasi Timur mencapai 5.266 orang nan naik dan sebanyak 2.820 orang nan turun di stasiun ini.
Pada pantauan Kamis ini, KAI Commuter mencatat hingga 15.00 WIB tercatat total sebanyak 5.705 orang nan naik dan turun di stasiun Bekasi Timur. Detailnya sebanyak 4.282 orang naik dan 1.423 orang turun di Stasiun Bekasi Timur.
"Angka ini menunjukkan tren normalisasi mobilitas masyarakat di wilayah Bekasi Timur dan sekitarnya nan sangat mengandalkan moda transportasi Commuter Line," ujar Karina.
KAI Commuter menyampaikan apresiasi atas kesabaran para pengguna selama masa pemindahan dan pemulihan dari kejadian tersebut.
[Gambas:Video CNN]
(dhz/sfr)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·