slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Marcus Gideon Puas Gba Kirim Pemain Ke Pelatnas Dua Tahun Beruntun

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Marcus Fernaldi Gideon mengaku puas klubnya, Gideon Badminton Academy (GBA) bisa mengirim pemain masuk ke Pelatnas Cipayung selama dua tahun beruntun.

Pada Seleknas tahun ini, Joseph Marcellino/Joven Farandi sukses menembus masuk Pelatnas Cipayung. Mereka sukses menjadi juara di Seleknas.

Keberhasilan Marcell/Joven lolos ke Pelatnas Cipayung di tahun ini membikin GBA menancapkan kuku sebagai klub baru nan bisa mulai rutin menyumbang pemain ke Pelatnas. Di Tahun sebelumnya, Muhammad Nawaf Khoiriyansyah/Luna Rianty Saffana bisa tembus Pelatnas Cipayung setelah juara Kejurnas 2024 dan membikin mereka jadi personil Pelatnas terhitung pada 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam dua tahun itu masuk empat orang [ke Pelatnas Cipayung]. Setahun lampau masuk dua orang, kemudian tahun ini dua orang. Jadi senang banget lihat perkembangannya," ucap Marcus dalam aktivitas pemberian apresiasi bagi pemain nan masuk Pelatnas Cipayung di Gideon Badminton Hall, Senin (9/3).

"Ke depannya, saya minta bisa lebih banyak lagi nan masuk Pelatnas. Minimum tiap tahun kita bisa menyumbang pemain ke Pelatnas," kata Marcus melanjutkan.

Sejak memutuskan gantung raket, Marcus Gideon aktif membantu menjalankan roda organisasi klub. Ia seringkali jadi sparring mitra bagi para pemain GBA sehingga perihal tersebut turut menarik keahlian para pemain.

"Kalau tidak kemana-mana, pasti saya pergi ke sini. Jadi setiap pagi, saya pantau. Kemudian diajak sparring."

"Terus banyak juga atlet-atlet senior jika hari Rabu-Jumat sering ke sini. Sabar/Reza juga sering ke sini. Jadi perihal itu sangat membantu kami," tutur Marcus.

Setelah meloloskan atlet untuk nomor ganda, Marcus juga serius untuk menajamkan keahlian pemain-pemain di nomor tunggal. Salah satu upayanya dengan merekrut Tommy Sugiarto sebagai pelatih. Hasilnya, ada perwakilan pemain GBA nan ikut dipanggil Seleknas meski belum bisa menembus Pelatnas Cipayung.

"Dia bisa jadi figur nan baik di sini. Terutama setelah ayah [Kurniahu] sudah gak bisa bantu ngelatih di Tunggal [karena mulai sakit]. Jadi saya kudu cari tuh siapa nan bisa bantuin kita di tunggal. Soalnya jika di dobel kan ada saya, paling nggak ada mentornya nan bisa bantu."

"Kalau di tunggal kan saya nggak bisa handle semua. Ada Mas Tommy itu sangat membantu ya. Kelihatan dari kemarin kan baru 4 bulan. Terus kan nan ada pemain single nan seleknas itu sangat bagus," ucap Marcus.

KURNIAHU - Ayah Marcus GideonKurniahu jadi sosok nan penuh semangat membina para pemain di Gideon Badminton Academy. (detikcom/Mercy Raya)

Kenang Ayah

Gideon Badminton Academy ini sendiri awalnya banyak dikelola oleh Kurniahu, ayah dari Marcus Gideon. Kurniahu jadi sosok nan penuh semangat bercita-cita mempunyai GOR dan klub nan bisa dijalankan sendiri.

"Ini mimpinya papa, awalnya saya ragu bikin ini, kan biayanya besar. Terus siapa nan mau bayar nanti."

"Dulu ayah sasaran bisa mengirim pemain masuk Pelatnas setelah 3-4 tahun sejak berdiri. Hampir sesuai sasaran sih jadinya," tutur Marcus.

Kurniahu meninggal bumi pada 29 Januari. Sebelum meninggal, Kurniahu sudah sempat menyaksikan pemain GBA masuk sebagai personil Pelatnas Cipayung di tahun 2025 ialah Nawaf dan Luna.

Terkait berdirinya GBA, Marcus Gideon pun menyebut bahwa dia justru paling sedih ketika para pemain GBA datang mengucapkan bela sungkawa saat Kurniahu meninggal dunia.

"Justru saya paling sedih saat memandang anak-anak [pemain GBA] datang. Gak bisa diungkapkan. Soalnya ayah sangat senang punya lapangan sendiri, bisa membina anak-anak seperti ini. Menurut saya, ini [GBA] angan papa."

"Bahkan sepertinya ayah lebih sering ketemu anak-anak dibanding ketemu saua. Jadi pas lihat anak-anak, rasanya gak bisa diungkapkan," ujar Marcus.

[Gambas:Video CNN]

(ptr)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru