Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta agar postur pertahanan Republik Indonesia dibangun dengan visi geopolitik Presiden pertama RI Sukarno.
Ia mengingatkan mengingatkan pentingnya pemikiran geopolitik dalam menjaga arah dan kepentingan bangsa. Presiden RI ke-5 itu menyebut kekuatan pertahanan Indonesia kudu dibangun dengan misi menjaga perdamaian dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di mana doktrin, postur dan strateginya disusun berasas langkah pandang geopolitik Bung Karno," ujarnya dalam seminar 'Relevansi Gerakan Asia Afrika dalam Krisis Geopolitik Saat Ini' di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Sabtu (18/4).
Megawati menuturkan kesadaran geopolitik menjadi argumen utama Presiden RI ke-1 Soekarno untuk mendirikan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Namun, dia memberikan kritik tajam terhadap perkembangan lembaga tersebut saat ini.
"Guna membangun pentingnya pemikiran geopolitik, Bung Karno mendirikan Lemhannas. Lemhannas jangan dipersempit maknanya hanya menjadi lembaga nan mengeluarkan sertifikat kepemimpinan," tegasnya.
Ia lantas mengingatkan jika Lemhannas semestinya menjadi wahana penggemblengan bagi calon pemimpin dari beragam latar belakang, mulai dari sipil, militer, profesional, pakar, budayawan, hingga representasi kepemimpinan adat. Ia menekankan pentingnya kerjasama lintas sektoral ini untuk kemajuan bangsa.
"Semua wajib berasosiasi dalam pemikiran dan cita-cita untuk Indonesia Raya. Semua kudu bonded, menjadi satu kekuatan progresif bagi kemajuan peradaban bangsa," tuturnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa proses di Lemhannas kudu bisa menyatukan emosi senasib sebagai satu bangsa nan membentuk cita-cita masyarakat setara dan makmur.
"Disatukan dengan tanah airnya: ialah bumi, udara, tanah, dan air sebagai ruang hidup penduduk Indonesia," pungkasnya.
(tfq/bac)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·