Jakarta, CNN Indonesia --
Bahasa Portugis mungkin tidak sepopuler bahasa asing lainnya seperti Inggris, Jepang, alias Mandarin di Indonesia. Meski begitu, bahasa Portugis termasuk bahasa nan cukup luas penyebarannya di dunia.
Bahasa Portugis merupakan bagian dari golongan bahasa Roman (Romance languages) nan berkembang di area Semenanjung Iberia, wilayah nan sekarang dikenal dengan Portugal, dilansir Britannica.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Portugal merupakan negara nan terletak di ujung barat Eropa, berbatasan langsung dengan Spanyol dan Samudra Atlantik. Meski luas wilayahnya relatif kecil, negara ini mempunyai pengaruh besar terhadap perkembangan bahasa dan kebudayaan dunia.
Bahasa Portugis, nan menjadi bahasa utama masyarakatnya, digunakan di beragam negara lintas benua sebagai warisan masa kejayaan pelayaran dan kolonialisme Portugis di masa lampau.
Apa itu bahasa Portugis?
Bangsa Portugis menggunakan bahasa Portugis (Português) sebagai bahasa resmi dan bahasa sehari-hari mereka. Dijelaskan dalam kitab Bahasa Portugis Sehari-hari karya Drs. Basilio Dias Araujo bahwa bahasa Portugis merupakan bahasa nan berakar dari bahasa Latin dan awalnya digunakan oleh bangsa Lusitano, masyarakat original wilayah Portugal kuno.
Seiring dengan masa kejayaan bangsa Portugis dalam penjelajahan bumi pada abad ke-16, penggunaan bahasa ini pun meluas hingga ke beragam bagian dunia. Dari Eropa hingga Afrika, dari Amerika Selatan hingga Asia, bahasa Portugis menjadi jejak peradaban dan penyebaran budaya nan tetap terasa hingga kini.
Penyebaran tersebut menjadikan bahasa Portugis digunakan di delapan negara berdaulat nan sekarang tergabung dalam Comunidade dos Países de Língua Portuguesa (CPLP), ialah Portugal, Brasil, Angola, Mozambik, Guinea-Bissau, Cabo Verde, São Tomé e Príncipe, dan Timor Leste.
Selain di negara-negara itu, bahasa Portugis juga digunakan di wilayah tertentu seperti Macau (yang sekarang berada di bawah kedaulatan Tiongkok), serta di beberapa wilayah berhistoris nan pernah bergesekan dengan Portugis, seperti Goa dan Daman di India, Malaka di Malaysia, dan Tugu di Jakarta.
Menurut info dalam kitab tersebut, jumlah penutur bahasa Portugis sekarang telah mencapai lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia, menjadikannya salah satu bahasa internasional dengan sebaran geografis terluas.
Bahasa ini hidup di empat benua (Eropa, Amerika, Afrika, serta Asia) dan tetap menjadi bahasa resmi di beragam pemerintahan, lembaga pendidikan, serta media massa di beberapa negara di benua tersebut.
Pengaruh bahasa Portugis juga tampak dalam bahasa Indonesia. Sejak era pelayaran abad ke-16, ribuan kosakatanya terserap ke dalam bahasa kita, contohnya adalah bola, bolu, keju, kemeja, almari, meja, bendera, dan garpu, nan tetap digunakan hingga kini.
Contoh frasa dasar bahasa Portugis
Bahasa Portugis dikenal mempunyai pelafalan nan lembut dan ritme berbincang nan khas. Dalam percakapan sehari-hari, masyarakat Portugal condong menggunakan ungkapan sopan dan ekspresif, mirip dengan budaya tutur masyarakat Indonesia nan juga menjunjung kesantunan.
Beberapa kosakata dasar dalam bahasa Portugis cukup mudah diingat lantaran pengucapannya mendekati bahasa Latin modern alias apalagi bahasa Spanyol. Sebagai contoh, salam dan sapaan sederhana antara lain:
- Olá (halo),
- Bom dia (selamat pagi),
- Boa tarde (selamat siang/sore),
- Boa noite (selamat malam),
- Como vai? (apa kabar?),
- Tudo bem alias Tudo peledak (baik-baik saja)
- Tchau! (Sampai jumpa!)
- Prazer! (Senang berjumpa denganmu!).
Dalam keseharian, ungkapan terima kasih dan permintaan maaf juga sering dipakai, seperti:
- Obrigado/Obrigada (terima kasih; obrigado diucapkan oleh laki-laki, obrigada oleh perempuan),
- Por favor (Tolong/mohon),
- Desculpe alias Perdão (Maaf).
- Com licença (Permisi)
Sementara untuk percakapan ringan, masyarakat Portugis biasa menggunakan kalimat sederhana seperti:
- Olá! Como você se chama? (Halo! Siapa namamu?)
- De onde você é? (Dari mana asalmu?)
- Eu sou da Indonésia. (Saya dari Indonesia)
- Onde fica o banheiro? (Di mana bilik mandi?)
- Não entendo. (Saya tidak mengerti)
- Quanto custa? (Berapa harganya?)
- Eu gosto de café. (Saya suka kopi.)
- Até logo! (Sampai jumpa!).
Demikian penjelasan mengenai bahasa Portugis dan beberapa contoh frasa dasar nan digunakan dalam percakapan sehari-hari.
(han/fef)
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·