Jakarta, CNN Indonesia --
Ada banyak organ manusia nan krusial untuk tubuh, salah satunya adalah lambung. Fungsi lambung dan bagian-bagiannya krusial dalam proses pencernaan.
Tanpa lambung, manusia tidak bisa mencerna makanan dan mengubahnya menjadi energi. Dalam lambung, makanan mengalami proses pencernaan dengan support getah lambung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lambung adalah organ berbentuk kantung dalam sistem pencernaan nan berfaedah mencerna makanan secara mekanis dan kimiawi sebelum masuk ke usus halus.
Sama seperti organ-organ manusia lainnya, lambung mempunyai bagian-bagian sendiri nan tiap bagiannya mempunyai kegunaan masing-masing.
Mengenal organ lambung
Melansir dari Modul Pembelajaran SMA Biologi Kelas XI buatan Nur Risnawati Kusuma dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, lambung alias ventrikulus, adalah organ berbentuk kantung besar nan terletak di bagian kiri atas rongga perut, tepat di bawah diafragma.
Lambung merupakan bagian dari sistem pencernaan nan berfaedah sebagai tempat penampungan sementara makanan setelah ditelan.
Di dalam lambung, makanan mengalami proses pencernaan secara mekanis melalui aktivitas otot dan secara kimiawi dengan support getah lambung.
Organ ini berkedudukan krusial dalam memecah makanan menjadi corak nan lebih sederhana agar dapat diserap oleh usus.
Fungsi lambung dan bagian-bagiannya
Lambung terbagi menjadi tiga bagian utama, ialah bagian atas (kardiak), bagian tengah (fundus), dan bagian bawah (pilorus). Berikut bagian-bagian dan kegunaan lambung manusia.
1. Bagian atas
Lambung bagian atas alias kardiak terletak di dekat hati dan terhubung langsung dengan kerongkongan. Di ujung kardiak terdapat sfingter kardiak nan mengatur masuknya makanan dari kerongkongan ke lambung.
2. Bagian tengah
Lambung bagian tengah alias disebut fundus merupakan bagian nan menggembung dan berfaedah sebagai tempat penyimpanan sementara makanan nan baru masuk.
3. Bagian bawah
Lambung bagian bawah alias pilorus menghubungkan lambung dengan usus dua belas jari (duodenum). Pada bagian ini terdapat sfingter pilorus nan berfaedah mengontrol keluarnya makanan dari lambung ke usus.
Fungsi komponen dalam lambung
Dinding lambung tersusun dari lapisan otot melingkar, memanjang, dan menyerong nan memungkinkan lambung melakukan aktivitas mengaduk makanan.
Gerakan ini membantu mencampurkan makanan dengan getah lambung sehingga makanan menjadi lebih lembut dan berbentuk seperti bubur.
Getah lambung diproduksi oleh sel-sel kelenjar di tembok lambung, dan mengandung beberapa komponen penting, yaitu:
- Asam lambung (HCl): Membunuh kuman dalam makanan dan mengaktifkan enzim pepsinogen menjadi pepsin.
- Pepsin: Enzim nan memecah protein menjadi molekul nan lebih mini (pepton dan proteosa).
- Renin: Enzim nan menggumpalkan protein susu (kasein), terutama krusial pada bayi.
- Musin: Lendir nan melindungi tembok lambung dari kerusakan akibat asam.
Selain itu, tembok lambung juga menghasilkan hormon gastrin, nan berfaedah merangsang produksi getah lambung.
Lambung juga melakukan aktivitas peristaltik (mengaduk) nan terjadi secara terus-menerus, baik saat lambung berisi makanan maupun kosong.
Gerakan ini biasanya lebih aktif ketika lambung terisi makanan, tapi tetap berjalan saat kosong, nan sering menyebabkan rasa lapar dan bunyi perut.
Makanan biasanya memperkuat di dalam lambung selama 3 hingga 4 jam, tergantung jenis makanannya. Makanan berserat dapat memperkuat lebih lama.
Setelah itu, makanan dikeluarkan sedikit demi sedikit ke usus dua belas jari melalui sfingter pilorus untuk proses pencernaan selanjutnya.
Cara menjaga lambung tetap sehat
Melansir dari situs NHS, berikut beberapa langkah untuk menjaga lambung tetap sehat:
- Mengurangi stres
- Berhenti merokok
- Makan secara teratur
- Kurangi berat badan
- Berhenti meminum alkohol
Demikian penjelasan mengenai kegunaan lambung dan bagian-bagiannya dilengkapi langkah menjaga lambung agar tetap sehat. Semoga bermanfaat.
(sac/juh)
6 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·