Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, bekerja sama dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, melakukan deregulasi 191 Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) hingga tersisa hanya empat aturan.
Penandatanganan keempat Permenpora baru itu digelar di Gedung Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum, Jakarta, Jumat (17/4). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Kemenpora dan Kemenkum.
Keempat Permenpora nan baru itu mencakup bagian Kepemudaan, Prestasi, Olahraga Masyarakat, dan Pariwisata Olahraga. Erick Thohir menandatangani langsung keempat peraturan tersebut, dan pada saat nan bersamaan, Kemenkum melalui Direktorat Jenderal Perundang-undangan langsung mengundangkannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menkum Supratman menyatakan bahwa langkah deregulasi ini sejalan dengan Asta Cita ketujuh Presiden Prabowo Subianto, ialah reformasi di bagian politik, hukum, dan birokrasi.
"Apa nan kami lakukan adalah menerjemahkan apa nan menjadi program prioritas Bapak Presiden Prabowo, terutama di Asta Cita ketujuh, ialah adalah melakukan reformasi di bagian politik, hukum, birokrasi. Salah satu wujudnya adalah gimana seluruh kementerian itu, termasuk Kemenpora, melakukan sebuah tindakan nan nyata dalam rangka mensimplifikasi aturan-aturan nan terlalu over-regulated di negeri ini," kata Supratman.
"Kami berterima kasih hari ini Pak Menpora menginisiasi sendiri untuk melakukan simplifikasi dari 191 Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga, sekarang tinggal menjadi empat," lanjutnya.
Kemudian, mengenai simplifikasi aturan, Erick Thohir mengungkapkan bahwa jumlah pasal dalam izin kepemudaan dan olahraga turut dipangkas secara signifikan. Dari total 1.500 pasal sebelumnya, sekarang sudah turun nyaris 60 persen menjadi sekitar 600 pasal, termasuk patokan bagian olahraga prestasi nan sebelumnya mencapai 700 pasal sekarang menjadi 200 pasal.
"Kalau secara payungnya, dari 1.500 pasal itu, sekarang sudah turun nyaris 60 persen, kurang lebih 600 pasal. Ada nan menarik juga untuk cabor prestasi. Ya, kita mau atlet kita sukses seperti Pak Taufik [Hidayat], juara Olimpiade, juara dunia, tetapi aturannya sampai 700 pasal. Nah, sekarang jumlahnya tinggal 200 pasal," ungkap Erick.
Selain pemangkasan aturan, Kemenpora juga menerima pengalihan sejumlah kewenangan dari Kementerian Pariwisata nan sebelumnya tumpang tindih. Kewenangan tersebut antara lain meliputi pengelolaan akomodasi stadion, sirkuit, gelanggang olahraga, lapangan, serta penyelenggaraan event olahraga dan promosi aktivitas olahraga.
Setelah deregulasi ini, Menkum Supratman berambisi bakal terjalin sinergitas lintas kementerian agar peraturan di beragam lembaga tidak saling bertentangan. Kemenpora sendiri menyatakan kesiapannya untuk terus berkoordinasi dengan kementerian lainnya.
Dengan pengundangan keempat Permenpora itu, seluruh patokan baru tersebut resmi bertindak mulai Jumat (17/4).
[Gambas:Video CNN]
(afr/nva)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·