Yogyakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Jakarta Pertamina Enduro (JPE), Bulent Karslioglu, menyebut para pemainnya kudu bergulat dengan suhu panas udara kala melakoni laga grand final Proliga 2026 di GOR Amongrogo, Kota Yogyakarta, Jumat (24/4).
Dalam pertandingan gim pertama format best of three itu, JPE menang 3-1 atas lawannya, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Karslioglu dalam sesi bertemu pers selepas laga kembali bertanya kepada wartawan mengenai suhu udara di dalam arena.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat Anda nonton di dalam, apakah normal suhunya? Saya sampai tukar baju lantaran basah [keringat]. Saya pembimbing dan bisa Anda bayangkan para pemain? Bagaimana mereka berkompetisi di arena," kata pembimbing asal Turki itu.
Karslioglu meyakini Megawati Hangestri cs, apalagi para legiun asingnya, bisa menunjukkan performa lebih baik andaikan suhu udara lebih bersahabat. Pada akhirnya, mereka tetap memenangi gim pertama sekalipun sempat tumbang di set pertama.
"Memang ini bukan Cappadocia, tapi ada air conditioner, kan?" katanya sembari menyebut salah satu lokasi wisata di wilayah dataran tinggi di Turki.
Diakui Karslioglu, timnya mengubah strategi usai kalah di set pertama demi membangun sistem permainan nan lebih efektif dan tentunya tidak bertumpu pada seorang pemain saja. Semua pemain punya perannya, termasuk opposite muda, Tina Syifa Sabila Salim nan juga dia turunkan malam ini.
Karslioglu turut menginstruksikan para pemainnya untuk selalu bermain sabar, terutama setiap kali Gresik Phonska terus mengekor poin JPE.
"Sabar. Ya kita juga ada [dalam Bahasa Turki] sabar, sama artinya [dalam Bahasa Indonesia], sabar," ucap Karslioglu.
Setter JPE, Tisya Amallya Putri juga memandang bermain sabar menjadi kunci kemenangan malam ini. Pesan Karslioglu itu telah tertanam di akal para pemain, sehingga mereka tetap mencoba tenang setiap kali memimpin maupun kala ketinggalan angka.
"Kunci kemenangannya jika kita semua adalah sabar. Ketika kita meeting, nan ditulis paling besar tuh sabar. Kuncinya sabar. Kalau kita sabar, semuanya tuh bakal melangkah dengan lezat gitu," katanya.
"Terus tadi emang rada deg-degan juga sih kayak waduh mau tiap dapet poin satu, kesusul satu. Dapet poin satu kesusul satu tapi ya itu kembali lagi Irina [Voronkova] pun, Irina, Coach Bulent semuanya tuh selalu ngingetin kayak sabar, sabar, sabar. Mau apapun kayak gimana pun bolanya nan krusial sabar, ngasih bola pun sabar," pungkasnya.
JPE dan Gresik Phonska dijadwalkan kembali berduel di gim kedua pada Sabtu (25/4) besok. JPE bakal juara jika bisa memenangi pertandingan esok.
[Gambas:Video CNN]
(nva/kum/nva)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·