Jakarta, CNN Indonesia --
Pemain Johor Darul Ta'zim (JDT) Jairo Da Silva pingsan usai ditendang sadis pemain Al Ahli Ali Majrashi dalam pertandingan perempat final Liga Champions Asia 2025/2026.
Johor Darul Ta'zim kandas lolos semifinal Liga Champions Asia Elite usai ditaklukkan Al Ahli 1-2 di Arab Saudi, Jumat (17/4).
Dalam pertandingan di Stadion King Abdullah Sport City tersebut JDT unggul lebih dulu. Pada menit ke-19, klub asal Malaysia ini unggul berkah gol bunuh diri Ali Majrashi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagaini rupanya jadi malam pahit bagi Majrashi. Usai gol bunuh diri, dia diusir keluar lapangan pertandingan lantaran mendapat kartu merah langsung pada menit ke-38 akibat secara sadis menendang wajah pemain JDT Jairo Da Silva hingga membuatnya pingsan.
Insiden ini cukup menegangkan lantaran tim medis nan berada di pinggir lapangan tidak sigap untuk segera memberikan pertolongan kepada Jairo nan wajahnya ditendang pemain Al Ahli.
Sontak para pemain dan ofisial JDT emosi lantaran lambatnya pergerakan petugas medis tersebut. Sampai-sampai kapten JDT Natxo Insa kudu berlari ke pinggir lapangan untuk mengambil tandu dari petugas medis. Dalam momen ini Insa nan jengkel sempat terlihat menendang petugas medis nan tetap saja duduk di pinggir lapangan.
Kemudian dengan sigap Insa berbareng seorang petugas medis lari ke dalam lapangan sembari membawa tandu. Jairo Da Silva pun langsung dilarikan ke rumah sakit dan sekarang dilaporkan kondisinya sudah stabil.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Namun, kelebihan jumlah pemain tidak membikin JDT tampil digdaya. Al Ahli malah makin menekan. Riyad Mahrez dan kawan-kawan apalagi menyamakan kedudukan saat injurytime.
Tepat pada menit ke-45+3, Franck Kessie membobol gawang JDT, memanfaatkan assist Wenderson Galeno. Kendati main dengan 10 pemain, Al Ahli seperti tak kekurangan pemain.
Selepas turun minum, Al Ahli tetap mendominasi. Tepat pada menit ke-55, Ahli malah berbalik unggul 2-1. Gol diciptakan Galeno nan memanfaatkan umpan matang Zakaria Al Hawsawi.
Untuk meningkatkan daya dobrak, JDT memasukkan Bergson setelah permainan melangkah 70 menit. Daya serang JDT agak meningkat sedikit, tetapi masuk ke kotak penalti Al Ahli susah dilakukan.
Pada menit-menit akhir pertandingan, pemain JDT malah banyak mendapat kartu kuning. Pemain JDT frustrasi. Hingga peluit panjang, tak ada lagi gol tercipta. JDT kalah 102 dari Al Ahli.
[Gambas:Video CNN]
(rhr)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·