Jakarta, CNN Indonesia --
Polisi mengungkap kebenaran baru dalam kasus pembunuhan ibu berinisial W (45) oleh anak tirinya, NS di Kampung Babakan, Binong, Curug, Kabupaten Tangerang. Aksi pembunuhan itu rupanya dipicu lantaran korban tak mau meminjamkan handphone ke anak tirinya.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Selatan AKP Wira Graha mengungkapkan tindakan pembunuhan itu dilatarbelakangi dendam pribadi NS kepada ibu tirinya.
"Pelaku mau pinjam handphone korban untuk bermain gitar, namun korban tidak memberikan dan memarahi pelaku. Serta akumulasi dari emosi sebelum-sebelumnya," kata Wira kepada wartawan, Minggu (19/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, pelaku berinisial NS tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Tangerang Selatan untuk menjalani proses investigasi lebih lanjut.
Wira turut mengungkapkan pelaku juga positif mengonsumsi narkoba. Ini berasas hasil tes urine nan dilakukan terhadap pelaku setelah sukses ditangkap.
"Dari hasil penyelidikan kami, tersangka dinyatakan positif mengandung unsur metamfetamin, amfetamin, dan benzodiazepam," ucap dia.
Seorang ibu berinisial W (45) ditemukan tewas di Kampung Babakan, Binong, Curug, Kabupaten Tangerang pada Jumat (17/4). Korban tewas dibunuh anak tirinya, NS (25).
Pelaku telah sukses ditangkap dalam kurun waktu kurang dari 24 jam di Periuk, Tangerang, Banten pada Sabtu (18/4) pukul 05.00 WIB.
"Betul (pelaku anak tiri korban)," kata Wira saat dikonfirmasi, Minggu.
Wira mengungkapkan korban ditemukan meninggal bumi oleh suaminya. Saat ditemukan, ada luka barang tumpul pada kepala korban.
"Adanya kekerasan barang tumpul di kepala yg menyebabkan pendarahan, (korban dibunuh menggunakan) palu dan pisau," ujarnya.
(dis/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·