Jakarta, CNN Indonesia --
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat jumlah pengguna jasa emasnya mendekati 1 juta nasabah.
Pencapaian ini didorong oleh meningkatnya minat masyarakat berinvestasi emas melalui jasa bullion perseroan.
Direktur Penjualan dan Distribusi BSI Anton Sukarma mengatakan pertumbuhan jumlah pengguna menjadi parameter utama tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas, khususnya melalui platform digital.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang menarik sebenarnya adalah jumlah orang pelakunya nan sekarang sudah mendekati 1 juta orang jika kita lihat di platform kami ini," ujarnya dalam CNN Indonesia Prime News berjudul Gold Under The Fire, Rabu (15/4).
Anton menjelaskan, meski volume emas nan dikelola saat ini baru mendekati 3 ton, aktivitas transaksi pengguna terbilang aktif.
"Saat ini posisinya kita mungkin mendekati sekitar 3 ton outstanding kita mengenai dengan emas nan dijual. Tapi aktivitas jual belinya menurut saya cukup bagus," jelasnya.
Menurutnya, kelebihan jasa bullion BSI terletak pada kemudahan dan elastisitas transaksi nan terintegrasi dengan sistem finansial perbankan.
"Karena bank kami adalah bullion bank nan juga terkoneksi dengan sistem keuangan, orang itu bisa melakukan beragam macam tindakan mengenai emas nan mereka miliki. Ketika dia butuh, dia bisa jual seketika, ketika dia punya duit dia bisa beli seketika," tuturnya.
(asa)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·