Jakarta, CNN Indonesia --
Malaysia kalah dari China pada babak perempat final Thomas Cup 2026 di Horsens, Denmark, Jumat (1/5). Rexy menilai situasi bisa jadi berbeda jika Malaysia bisa jadi juara grup.
Malaysia tidak bisa memberikan perlawanan pada China. Malaysia langsung tumbang 0-3 di tangan China dengan Leong Jun Hao jadi satu-satunya wakil Malaysia nan bisa memaksa wakil China, ialah Shi Yuqi bermain tiga gim.
Usai kekalahan tersebut, Rexy tetap menyayangkan momen ketika Malaysia kandas menjadi juara grup B. Dalam pandangan Rexy, situasi bisa saja berbeda jika Malaysia jadi juara grup nan berfaedah terhindar dari China di babak perempat final.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami semestinya bisa lolos sebagai juara grup, meskipun jadi juara grup bukan berfaedah jalan bakal menjadi lebih mudah di perempat final," ucap Rexy.
"Bagaimana pun, nan kudu dilihat adalah argumen di kembali penampilan di perempat final nan sangat berbeda jika dibandingkan penampilan di fase grup," kata Rexy melanjutkan.
Di fase grup, Malaysia kalah 2-3 dari Jepang di laga terakhir. Jepang bisa merebut poin dari dua nomor tunggal dan satu nomor ganda.
Setelah kandas di babak perempat final pada jenis Thomas Cup 2026, Rexy menyatakan bakal mempersiapkan Tim Malaysia dengan lebih baik.
"Kami kudu melakukannya lebih baik lantaran tetap ada jarak dua tahun sebelum jenis Piala Thomas berikutnya. Namun sesuatu seperti ini tidak boleh terulang di Asian Games," ucap Rexy.
Dalam skuad Malaysia, dua tunggal awal ialah Leong Jun Hao dan Justin Hoh bukan termasuk kategori pemain elite. Sedangkan Lee Zii Jia nan sempat jadi pemain terbaik Malaysia saat ini tengah menurun tampil sebagai tunggal ketiga di Thomas Cup serta selalu mencatatkan kemenangan.
[Gambas:Video CNN]
(ptr/sry)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·