slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Perpustakaan Hidden Gem Di Masjid Istiqlal, Bisa Buat Ngabuburit

Sedang Trending 1 jam yang lalu

CNN Indonesia

Kamis, 26 Feb 2026 08:15 WIB

Di momen Ramadan ini, Perpustakaan Istiqlal di Masjid Istiqlal Jakarta cocok dikunjungi untuk ngabuburit, terlebih lagi bagi para pecinta kitab (book lovers). Penampakan dalam Masjid Istiqlal Jakarta. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Jakarta, CNN Indonesia --

Di bulan Ramadan ini, banyak orang nan datang ke Masjid Istiqlal Jakarta untuk ngabuburit, buka puasa bersama, hingga shalat tarawih berjamaah. Ada salah satu hidden gem di sana, ialah Perpustakaan Istiqlal nan cocok dikunjungi saat ngabuburit.

Perpustakaan Istiqlal terletak di dalam gedung utama Masjid Istiqlal, bisa masuk ke akomodasi ini melalui Pintu Al Quddus. Pengunjung alias jamaah cukup mengisi kitab kunjungan di meja resepsionis, setelah itu bisa langsung membaca buku.

Di momen Ramadan ini, Perpustakaan Istiqlal cocok dikunjungi untuk ngabuburit, terlebih lagi bagi para pecinta kitab (book lovers). Lokasinya nan berada di Masjid Istiqlal juga memudahkan jamaah nan mau langsung melanjutkan aktivitas ibadah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fasilitas tersebut bisa dikatakan hidden gem lantaran tetap belum banyak nan tahu bahwa rumah ibadah ini mempunyai sebuah perpustakaan untuk para jamaah nan datang. Perpustakaan ini telah ada sejak pertama kali Masjid Istiqlal beroperasi, ialah pada tahun 1984.

Setelah pembangunan masjid selesai, sejumlah akomodasi penunjang lainnya juga melengkapi Masjid Istiqlal, termasuk perpustakaan. Kepala Perpustakaan Istiqlal Abdul Rosyid Teguhudin menjelaskan bahwa Perpustakaan Istiqlal ini mempunyai sejarah nan cukup panjang.

Saat itu setelah proyek pembangunan masjid selesai, operasional Masjid Istiqlal dikelola oleh yayasan nan terdiri dari beberapa lembaga. Salah satu lembaga nan tergabung adalah Yayasan Perpustakaan Islam Indonesia.

"Mereka (yayasan pengelola Istiqlal) merangkul yayasan ini (YPII) untuk membangun perpustakaan di Masjid Istiqlal," kata Abdul, mengutip Detik.

Oleh lantaran itu, nama pertama perpustakaan ini adalah Pusat Perpustakaan Islam Indonesia (PPII). Namun, hingga hari ini, perpustakaan tersebut telah empat kali berganti nama.

Nama Perpustakaan Islam Indonesia (PPII) ini terus digunakan sampai tahun 2006. Di tahun tersebut, ada pergantian kepengurusan sehingga PPII berganti nama lagi sebanyak dua kali.

Nama kedua adalah Perpustakaan Masjid Istiqlal. Nama tersebut kemudian diganti lagi untuk nan ketiga kalinya menjadi Perpustakaan Madrasah Istiqlal.

"Madrasah itu kan kudu punya perpustakaan lantaran masjid ini punya lembaga umum namanya Madrasah Istiqlal Jakarta. Maka berubah jadi Perpustakaan Madrasah," ujarnya kemudian.

Setelah itu Masjid Istiqlal mengalami pembaharuan besar pada tahun 2019, setelah mendapat anggaran dari Kementerian Agama dan diminta membangun perpustakaan nan lebih besar.

Perpustakaan beranjak tangan lagi ke bawah manajemen Masjid Istiqlal, sehingga sekarang namanya diganti menjadi Perpustakaan Masjid Istiqlal. Sampai hari ini nama tersebut nan digunakan, banyak nan menyingkatnya menjadi "Perpustakaan Istiqlal".

Nah, jika mau berjamu ke Perpustakaan Istiqlal, bisa datang setiap hari Senin-Jumat pukul 08.30-16.00 WIB. Perpustakaan tidak buka di akhr pekan lantaran jumlah jemaah alias visitor condong lebih sedikit di hari-hari tersebut.

Meskipun di dalam masjid, tetapi Perpustakaan Masjid Istiqlal ini mempunyai koleksi kitab nan lengkap. Ada 60 ribu titel kitab nan bisa ditemukan di sana, kebanyakan adalah kitab sekolah dan kitab sejarah.

Sebagian besar literatur di sini adalah buku-buku Islam, dibandingkan kitab pengetahuan umum. Perpustakaan ini juga termasuk perpustakaan anak, sehingga banyak disediakan kitab kisah nabi, komik islami, hingga novel.

Jika mau meminjam kitab perlu mendaftar sebagai personil Perpustakaan Masjid Istiqlal. Perlu bayar sebesar Rp25 ribu kemudian Anda bakal mendapat kartu anggota.

Maksimal meminjam empat kitab dalam kurun waktu dua minggu. Akan ada denda nan dikenakan andaikan telat mengembalikan buku. Denda tersebut sebesar Rp100 per hari dari tenggat waktu pengembalian buku.

(ana/wiw)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru