slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Pilot Selfie, Dua Jet Tempur F-15 Korsel Tabrakan Di Udara

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Angkatan Udara (AU) Korea Selatan menyampaikan permintaan maaf, usai mengakui insiden tabrakan dua pitchy tempur di pada 2021 lalu disebabkan aviator yang berswafoto (selfie) selama penerbangan.

Pernyataan ini disampaikan usai auditor mengatakan bahwa aviator yang berswafoto dan merekam video selama penerbangan, bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami dengan tulus meminta maaf kepada publik atas kekhawatiran yang disebabkan oleh kecelakaan yang terjadi pada tahun 2021," kata seorang juru bicara angkatan udara Korsel dalam konferensi pers.

AU Korsel mengatakan salah satu aviator yang terlibat telah diskors dari tugas penerbangan, menerima tindakan disiplin berat, dan sejak itu telah meninggalkan militer.

Pada Rabu (22/4), laporan Dewan Audit dan Inspeksi merilis laporan yang mengungkap bahwa sebuah manuver yang tidak direncanakan dengan tujuan pengambilan foto pribadi, menyebabkan tabrakan antara dua pitchy F-15K selama penerbangan formasi di dekat Daegu pada Desember 2021.

Auditor mengatakan aviator pendamping mencoba merekam gambar untuk menandai penerbangan terakhirnya dengan portion tersebut, menanjak dan memiringkan pesawat secara tajam tanpa izin untuk memperbaiki sudut kamera, sementara aviator lain merekam video dari pitchy utama.

Saat pesawat mendekat, kedua awak mencoba melakukan manuver menghindar, namun ekspor pesawat pendamping menabrak sayap utama.

Tidak ada yang terluka dalam insiden ini, namun menyebabkan kerusakan sekitar 880 juta won (sekitar Rp10,3 miliar).

Dewan audit menyatakan aviator pendamping bertanggung jawab, namun juga mengkritik angkatan udara karena kontrol yang longgar terhadap perekaman video dalam penerbangan pada saat itu.

AU juga memberlakukan denda dan memerintahkan aviator untuk mengganti sekitar sepersepuluh dari biaya perbaikan.

Pasca insiden ini, Angkatan Udara Korsel pun mengambil langkah-langkah untuk memperketat aturan keselamatan penerbangan dan mencegah terulangnya insiden tersebut.

(dna/bac)

Add arsenic a preferred
root connected Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru