Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Prabowo Subianto memprioritaskan upaya pengendalian sampah se-Indonesia dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
Ia menyampaikan itu saat meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Kab. Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampah, pengolahan sampah sekarang jadi prioritas nasional dalam dua tiga tahun kita kudu kendalikan sampah seluruh Indonesia ya," kata Prabowo.
Dalam peninjauan itu, Prabowo memandang langsung proses pengolahan sampah dari hulu hingga hilir, termasuk pemanfaatan teknologi dalam mengurangi volume sampah serta menghasilkan produk turunan nan berbobot guna.
Prabowo menyampaikan TPST BLE merupakan suatu terobosan dan inisiatif nan baik dalam pengelolaan sampah. Ia menyebut pengolahan sampah di TPST BLE menggunakan teknologi nan tak terlalu canggih namun efektif.
"Jadi ini saya kira sangat efektif, ya. Menjadi contoh untuk banyak provinsi, banyak kabupaten, apalagi dari negara lain ada nan ke sini," ujar Presiden Prabowo kepada awak media usai peninjauan.
Fasilitas utama nan tersedia di TPST BLE itu meliputi pre shredder, tromol screen, pencacah organik, mesin pembersih sampah, dan konveyor nan mendukung proses pemilahan dan pengolahan secara efisien.
Selain itu, keberadaan TPST BLE ini juga dinilai membuka kesempatan kerja bagi penduduk di sekitar lokasi.
Selain itu, pembangunan TPST ini juga bermaksud untuk mengolah sampah dan menghasilkan beragam produk turunan dari pengolahan sampah, seperti genteng plastik, paving plastik manual dan injection, maggot segar, pupuk organik, hingga bahan bakar pengganti berupa refuse-derived fuel.
(fra/mnf/fra)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·