slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Proyek Terakhir Ndhank Eks Stinky, Susun Band Note N Sound

Sedang Trending 2 jam yang lalu

CNN Indonesia

Senin, 20 Apr 2026 07:30 WIB

Ndhank Surahman Hartono rupanya menyiapkan proyek untuk band terbarunya, Note n Sound, sebelum meninggal dunia. Ndhank Surahman Hartono rupanya menyiapkan proyek untuk band terbarunya, Note n Sound, sebelum meninggal dunia. (Tangkapan layar IG @ndhank_s_hartono)

Jakarta, CNN Indonesia --

Endang Surahman Hartono atau Ndhank eks gitaris Stinky, rupanya menyimpan semangat besar untuk kembali berkarya di industri musik sebelum meninggal dunia.

Edo Surahim selaku kerabat kembar Ndhank mengungkapkan bahwa pembuat lagu Mungkinkah itu sedang meletakkan angan tinggi pada proyek band terbarunya, Note n Sound, di tengah masa-masa terakhir hidupnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Edo membeberkan bahwa Ndhank sangat antusias merancang band tersebut berbareng rekan-rekan musisi lainnya.

"Sempat telaah project band baru dia Note n Sound dengan eks vokalis Zigas (Zoker) dan gitaris Orange Ryan," ujar Edo seperti diberitakan detikcom, Minggu (19/4).

Proyek tersebut apalagi sudah masuk ke tahap rekaman, meski belum sempat dirilis secara luas ke publik.

"Itu aja sih tadinya dia berambisi jalan dengan band barunya, sudah recording, tapi tunggu konfirmasi dari salah satu label besar, tetap belum ada berita juga. (Udah rilis single) belum," lanjutnya.

[Gambas:Video CNN]

Sayangnya, antusiasme tersebut kudu terhenti saat Ndhank jatuh sakit. Ia sempat mendapatkan perawatan intensif selama tiga hari di sebuah rumah sakit di Manado, Sulawesi Utara.

Menurut penuturan Edo, kondisi Ndhank menurun drastis akibat komplikasi kesehatan nan serius.

"Itu dirawat baru tiga hari, awalnya stroke ringan, terakhir sebelum meninggal pembuluh di otak pecah," ungkap Edo pada Minggu (19/4).

Kepergian sosok di kembali hits Jangan Tutup Dirimu itu meninggalkan duka mendalam bagi bumi musik tanah air, terutama bagi Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI).

"Kami segenap family besar AKSI (Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia) mengucapkan turut bersungkawa cita atas berpulangnya Ndhank Surahman Hartono," tulis pernyataan AKSI.

Lebih dari sekadar gitaris, Ndhank juga dikenang sebagai pejuang kewenangan cipta nan gigih.

"Almarhum juga dikenal sebagai seorang pejuang kewenangan cipta nan berkomitmen dalam memperjuangkan penghargaan terhadap karya serta perlindungan bagi para pembuat lagu di Indonesia," tutur mereka.

"Beliau juga merupakan bagian dari family besar AKSI nan turut menjadi ruang perjuangan dan pengabdian dalam industri musik."

"Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan nan Maha Esa, serta family nan ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan."

(chri)

Add as a preferred
source on Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru