Jakarta, CNN Indonesia --
PSBS Biak resmi jadi tim Super League 2025/2026 pertama nan terdegradasi ke Championship usai menelan kekalahan dari Persebaya Surabaya dalam lanjutan pekan ke-31.
Bertamu ke Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (2/5), Badai Pasifik tak berkekuatan usai kalah 0-4 dari Persebaya.
Atas kekalahan ini, PSBS Biak melanjutkan tren jelek dalam 14 pertandingan tanpa kemenangan. Oleh karenanya, anak asuh Marian Mihail dipastikan turun kasta ke Championship musim depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekalahan dari Persebaya merupakan nan kesembilan secara beruntun bagi PSBS sejak akhir Ferbuari. Sebelum digilan Bajul Ijo, PSBS dibekuk PSIM Yogyakarta, Persik Kediri, Semen Padang, Bali United, Borneo FC, Persija Jakarta, Persijap Jepara, dan Malut United.
Dengan hasil jelek itu PSBS Biak tak mungkin lagi bisa mengejar ketertinggalan di tiga pertandingan terakhir Super League musim ini. Meski menang dalam laga-laga berikutnya kontra Dewa United, Arema FC, dan Bhayangkara FC, koleksi poin maksimal Nelson Alom dkk hanya mentok di nomor 27.
Sementara tim nan berada satu tangga dari area merah, ialah Madura United, hingga pekan ke-30 tetap mengoleksi 29 poin.
Perjalanan tim berjuluk Badai Pasifik di Super League 2025/2026 memang tidak mudah. Belum lama ini, tepatnya pada April 2026, mencuat soal kasus tunggakan penghasilan nan hinggap di klub asal Biak Numfor, Papua, itu.
Kasus tunggakan penghasilan para pemain mencuat setelah sederet para penggawanya seperti Kadu, Ruyery Blanco, dan Mohcine Nader membeberkan surat pernyataan ke media sosial.
Ketiga pemain tersebut melontarkan surat pernyataan untuk meminta kesungguhan pihak klub, federasi dan operator liga dalam membenahi persoalan krusial mengenai tidak dibayarnya penghasilan para pemain.
Dari sana, performa PSBS Biak kian ambruk hingga hari ini. Puncaknya, pada kekalahan atas Persebaya hari ini, pasukan Badai Pasifik dipastikan terdegradasi ke kasta kedua Liga Indonesia musim depan.
[Gambas:Video CNN]
(afr/jal)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·