slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Purbaya Kaget Upah Pegawai Kemenkeu Timpang, Bergurau Potong Gaji Djp

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti adanya kesenjangan pendapatan antarpegawai di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), khususnya antara gaji pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan direktorat lainnya.

Ia menyebut secara struktur penghasilan pokok, pegawai pajak sejatinya menerima nominal nan sama dengan aparatur sipil negara (ASN) di kementerian dan lembaga lain. Namun, perbedaan signifikan muncul dari komponen tunjangan nan dinilai jauh lebih besar di DJP.

"Orang pajak kesan pertamanya 'gue lebih tinggi' kayak gitu. Karena gajinya lebih tinggi," ujar Purbaya dalam aktivitas pelantikan Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan di Jakarta, Jumat (27/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2015, tunjangan keahlian di DJP berkisar dari Rp5,3 juta untuk level pelaksana hingga Rp117,3 juta untuk pejabat eselon I alias Direktur Jenderal Pajak.

Purbaya mengaku sempat terkejut dengan perbedaan tersebut. Ia pun berbual dengan melontarkan opsi penyetaraan dengan memangkas tunjangan pegawai pajak maupun meningkatkan tunjangan pegawai di direktorat lain.

"Kita pangkas alias kita naikkan nan lain? Kan dua pilihan, kita samakan, nan kita pangkas orang pajak alias nan lain kita naikkan semua," gurauan Purbaya.

Di sisi lain, Purbaya menegaskan Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menjadi sorotan utama pemerintah dalam perihal penerimaan negara. Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian unik terhadap keahlian kedua unit tersebut.

"Kita disorot oleh ketua tertinggi kita masalah pajak dan bea cukai. Kita kudu perbaiki terus ke depan," ujarnya.

Ia menambahkan, sejumlah langkah telah dan bakal terus dilakukan untuk menjaga penerimaan negara tetap optimal, termasuk melalui kebijakan nan disebutnya berkarakter "drastis".

"Pajak juga sama, ada beberapa langkah drastis nan kita ambil untuk memastikan anggaran kita tahun ini aman, dan itu perintah langsung dari presiden," kata Purbaya.

[Gambas:Video CNN]

(lau/pta)

Add as a preferred
source on Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru