slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Radiasi: Pengertian, Jenis, Contoh, Dan Bahayanya Bagi Manusia

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Radiasi adalah istilah nan tak asing didengar, tetapi tak semua orang memahami makna sebenarnya dari radiasi dan gimana pengaruhnya terhadap kehidupan sehari-hari.

Kamu mungkin sering mendengar kata radiasi muncul dalam beragam pembicaraan, mulai dari penggunaan alat elektronik hingga perangkat medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak jarang, istilah ini memunculkan rasa takut lantaran radiasi dianggap sesuatu nan berbahaya. Maka wajar, banyak orang nan menganggap bahwa semua corak radiasi itu merugikan, padahal kenyataannya tidak selalu demikian.

Supaya Anda lebih memahami apa itu radiasi, apa saja jenisnya, dan contohnya, simak ulasannya di bawah ini.

Pengertian radiasi

Melansir buku Hakikat Kesehatan Lingkungan, radiasi adalah pelepasan daya oleh materi alias ruang dalam corak panas, gelombang, sinar ke sumber radiasi.

Sementara dalam konteks pengetahuan fisika, radiasi digambarkan sebagai suatu proses daya nan bergerak lewat suatu medium nan diserap oleh barang lain.

Kemudian menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring, radiasi adalah pemancaran gelombang nan membawa tenaga lewat ruang.

Maka, disimpulkan dari beragam pengertian nan ada, radiasi adalah proses pelepasan alias pemancaran daya nan merambat melalui ruang alias medium tertentu dalam corak panas, cahaya, alias gelombang. Energi ini dapat diserap oleh barang lain di sekitarnya.

Jenis-jenis radiasi

Mengutip buku Cepat Tua Akibat Radiasi nan ditulis oleh Dr. Anies, secara garis besar, radiasi mempunyai dua jenis, ialah radiasi pengion dan radiasi nonpengion. Berikut masing-masing penjelasan.

1. Radiasi pengion

Jenis pertama berjulukan radiasi pengion. Radiasi pengion adalah jenis radiasi nan mempunyai daya cukup besar untuk melepaskan partikel dari atom alias molekul sehingga bisa menyebabkan ionisasi.

Hal tersebut membikin radiasi pengion berpotensi merusak jaringan tubuh dan DNA manusia, terutama jika paparan terjadi dalam jangka panjang alias dalam dosis tinggi.

Radiasi pengion sendiri terbagi menjadi dua berasas sumbernya, yaitu:

  • Sumber radiasi pengion alami: Radiasi ini berasal dari alam dan terjadi secara alami, apalagi tanpa kita sadari sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari.
  • Sumber radiasi pengion buatan: Radiasi pengion buatan dihasilkan dari aktivitas manusia, khususnya dalam bagian medis, industri, dan energi.

2. Radiasi nonpengion

Radiasi nonpengion merupakan jenis radiasi nan tidak mempunyai cukup daya untuk mengionisasi atom alias molekul.

Itu berarti, radiasi nonpengion tak menyebabkan perubahan struktur atom. Hal tersebut membikin radiasi ini dianggap lebih kondusif daripada radiasi pengion.

Contoh radiasi

Seperti nan sudah disebutkan, contoh radiasi sebenarnya terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya, menurut buku Cerdas Sains Kelas 4-6 SD nan ditulis oleh Yualind Setyaningtyas, radiasi nan umum terjadi adalah ketika panas mentari sampai ke bumi.

Selain itu, jika Anda menyalakan api unggun, rasa panas nan sampai ke badan kita disebut dengan radiasi. Sementara berasas jenisnya, berikut beberapa contoh radiasi tersebut:

  • Radiasi pengion, contohnya bisa ditemukan saat Anda melakukan pemeriksaan rontgen (sinar-X) di rumah sakit, alias dalam proses radioterapi bagi pasien kanker.
  • Radiasi dari bahan radioaktif seperti uranium nan ada di dalam tanah juga termasuk radiasi pengion alami.
  • Untuk radiasi nonpengion, contohnya seperti gelombang radio nan digunakan untuk siaran radio dan televisi, alias microwave nan memanaskan makanan.
  • Sinar inframerah nan keluar dari remote TV dan sinar ultraviolet (UV) dari mentari juga termasuk jenis ini.

Melalui contoh-contoh tersebut, kita bisa memandang bahwa radiasi bukanlah sesuatu nan asing, apalagi sangat dekat dengan aktivitas sehari-hari.

Bahaya radiasi bagi manusia

Radiasi rawan bagi manusia jika paparannya berlebihan, terutama jenis radiasi pengion. Mengutip laman Who.int, radiasi pengion bisa rawan bagi tubuh, tergantung pada besar dosis, jenis radiasi, dan lama paparannya.

Seperti nan sudah disebutkan, jenis radiasi pengion merupakan radiasi nan mempunyai daya cukup besar sehingga berpotensi merusak jaringan tubuh dan DNA manusia.

Dalam dosis tinggi dan paparan nan terjadi dalam jangka panjang, radiasi bisa menyebabkan pengaruh langsung seperti kulit merah, rambut rontok, luka bakar, hingga sindrom radiasi akut.

Sementara dalam dosis rendah nan berjalan lama, tetap ada akibat jangka panjang seperti kanker dan katarak. Masih menurut laman WHO, anak-anak, remaja, dan janin dalam kandungan lebih rentan terhadap pengaruh radiasi.

Paparan saat hamil, terutama pada usia kehamilan 8 sampai 25 minggu, bisa mengganggu perkembangan otak janin.

Walau begitu, tubuh bisa memperbaiki kerusakan akibat radiasi dosis rendah, dengan catatan kita kudu membatasi paparan agar tidak menimbulkan akibat kesehatan di masa depan.

Itulah penjelasan komplit tentang radiasi, jenis, contoh, bahayanya nan dapat dipelajari. Semoga bermanfaat!

(san/juh)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru