CNN Indonesia
Kamis, 02 Apr 2026 09:00 WIB
Raja Charles III disebut makin dekat dengan menantunya, Kate Middleton, semenjak keduanya sama-sama divonis kanker pada 2024. (AFP/CHRIS JACKSON)
Jakarta, CNN Indonesia --
Raja Charles III disebut makin dekat dengan menantunya, Kate Middleton, semenjak keduanya sama-sama divonis kanker pada 2024. Keduanya apalagi menemukan kekuatan satu sama lain saat berjuang untuk pulih.
Hal itu diungkap oleh ahli foto kerajaan Chris Jackson saat mempromosikan bukunya, Modern Majesty: The British Royal Family in a New Era.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir Anda tidak dapat menghindari apa nan terjadi dengan kanker, dengan Raja dan Catherine," kata Jackson seperti diberitakan Page Six pada Senin (30/3).
"Saya banyak berbincang tentang kesulitan nan dihadapi family kerajaan selama beberapa tahun terakhir, dan Anda betul-betul tidak dapat membayangkannya, [mereka] pada dasarnya menderita kanker pada saat nan bersamaan."
"Melihat pemulihan mereka sungguh luar biasa," kata Jackson soal gimana Raja Charles dan Kate bisa kembali ke tugas kerajaan mereka. "Dan itu telah menghasilkan banyak niat baik dan perihal positif."
Jackson juga mengatakan bahwa Raja Charles nan kondisi kesehatannya sempat membikin cemas banyak pihak, sekarang sudah kembali bekerja dengan daya nan lebih baik.
"Saya mungkin hanya melakukan satu aktivitas bersamanya dalam sehari, lampau dia bakal pergi ke aktivitas pengukuhan dan kemudian makan malam," kata Jackson.
"Sejujurnya saya tidak tahu gimana dia melakukannya, lantaran itu memerlukan banyak stamina," katanya. "Dia [Raja Charles III] seperti telah pulih dari kanker."
Raja Charles III diumumkan mengalami kanker pada Februari 2024 pada usia 75 tahun kala itu. Sebulan kemudian, Kate Middleton, diumumkan divonis kanker dalam usia 42 tahun.
Keduanya kemudian menjalani pengobatan secara terpisah.
Kate Middleton rampung menjalani kemoterapi pada September 2024 dan diumumkan mulai menjalani pemulihan pada Januari 2025.
Raja Charles III belum diumumkan pulih seiring pengobatannya dilanjutkan hingga 2025. Namun pada September 2025, Raja Charles III sempat menjawab soal kondisinya saat berjamu ke the Midland Metropolitan University Hospital di Inggris.
"Saya tidak merasa terlalu buruk," kata Raja Charles seperti diberitakan New York Post kala itu.
"Hal nan hebat, menurut saya, adalah mereka [dokter] semakin mahir dalam menangani hal-hal ini. Selalu ada angan di masa depan," katanya.
(end)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·